Kelas Film By Locus Focus
Anda suka film?
Anda suka ngeritik film?
Anda lebih suka film bermutu?
Anda mau buat film yang lebih bermutu?
Eits, klik dulu yang satu ini..
Top 10 Lagu Indonesia Ter-Indah
Bo!!! Setelah bosen baca2 berantem2 dan tarik urat di media2 G4UL akhir2 ini.. saya jadi pengen dengar sesuatu yang indah2. Menurut saya.. indah dalam lagu itu adalah bagus, terasa nyaman di relung jiwa (ciyeh!) dan mengalun dengan lembut dalam atmosfer pendengaran. 10 lagu Indonesia terindah versi saya akan dijabarkan di sini tanpa berurutan:
1. Untukku - Chrisye.
Lagu yang pertama kali saya dengarkan ketika SMP ini sangat cocok menjadi sontrek kisah cinta monyet di kala itu. Nadanya indah, dan suara dari pianonya sangat kuat, apalagi pas Reff2 terakhir ketika nadanya naik. Liriknya sendiri sebenarnya gombal, “Walau ke ujung dunia, pasti kukan menunggu, meski ke 7 samudra, pasti akan ku nanti, karena kuyakin kau hanya untukku..“. Tapi yang membuat lagu ini sangat kuat adalah sang vokalis, almarhum Chrisye, yang suaranya itu syahdu berat. Coba kalo lagu itu dibawain sama.. Let say, Komeng? Nah, udah kagak jadi lagu romantis dah, melainkan lagu untuk sontrek pas Komeng lagi lipsynch suara monyet2 di Ragunan, uhuy!
2. Pulang - Float
Petikan gitarnya indah, catchy, dan sederhana. Video klip ini pernah menghiasi iklan program TV di O-Channel yang bertajuk DemO. Saya pribadi tidak pernah melihat video klipnya secara utuh, namun lagu ini merupakan soundtrack untuk film 3 Hari Untuk Selamanya. Lagunya memang cukup berjodoh untuk film2 road trip seperti itu. Buktinya saja, setiap saya naik kereta untuk pulang ke Pondok Bambu, lagu wajib yang tersetel untuk si kuping ya lagu ini. Oh ya, jika didengarkan baik-baik, suara sang vokalis agak mirip dengan vokalisnya Dave Matthews Band.
3. September Ceria - Vina Panduwinata
Believe it or not, saya pernah nangis denger lagu ini. Bukan karena lagu ini bercerita tentang ultah saya yang jatuh pada tanggal 5 September lohh.. (colongaan..). Selain emang bener2 indah, lagu ini pernah dinyanyikan oleh almarhum Nita Tilana beberapa waktu sebelum ia meninggal. Ia menyanyikannya di suatu program TV yang namanya Pesta Indosiar. Nah waktu dia nyanyi lagu ini, dia ada di kursi roda sambil dibantu sama suaminya-si-ganteng-turunan-Jepang-nan-setia ituh. Boong kalo waktu itu lo ada di posisi gue dan lo gak sedih..
Welcome to Titiw.com
Welcome to titiw.com. A complete reading menu, from appetizer to dessert.



Recent Comments