Entertainment / Review

Fantasick Four, The Rise of the Silver Surfer

Saturday, 23 June 2007

 *Spoiler alert*

No, I didn’t mistype that. It’s Fantasick, or should I say it F**ktastic 4?

Ini seharusnya bisa menjadi kisah superhero yang lain daripada yang lain. Ekspektasi saya sungguh besar di film ini sebenarnya. Kecewa!! (sambil menggebrak meja ala Toro Margens). Ini film maunya apa sih? Lihat deh garis besar plotnya:

Beyond the Sea

Prolog: sebuah planet hancur, dengan sekelebat figur perak misterius sebagai dalangnya.

Bagian1: Tim F4 (sayang nggak ada Jerry Yan) sedang ribut-ribut urusan pernikahan Mr. Fantastic dengan Invicible Woman. Wuih apa jadinya kalau mereka bercinta? The one with adjustable dick is having sex with the one who can make herself disappear. The only scene we can observe is a very long dick moving forward and backward into thin air with a background moaning noise coming out of nowhere. Sayangnya nggak ada adegan itu ya.

Bagian2: Tim F4 berhasil menemukan penyebab keanehan yg terjadi di bumi berkat paksaan militer. Waah ternyata elo ya, makhluk perak bersosok pria tanpa alat kelamin yang jadi biang keladinya. Walaupun kayaknya jahat tapi ternyata dia baik. Apalagi pas kejantanannya alias papan seluncurnya diambil. Sang manusia perak itu spontan menjadi impoten.

Bagian3: Here’s the twist. Dr. Doom yang bersedia menolong menangkap Silver Surfer ternyata cuma ingin mencuri alat kejantanan Silver Surfer. Wah wah… aren’t you naughty? Akhirnya dia jadi lebih kuat deh dan berusaha menguasai dunia. Poor Brain (Pinky and the Brain : Red.), dah bertahun-tahun si tikus malang itu berusaha tapi kenapa Dr. Doom yang punya kans lebih kuat?

Bagian4: Musuh yang lebih kuat (apanya?) datang, kata si Silver Surfer. Musuh tanpa bentuk itu katanya bisa melahap planet. Katanya juga bumi itu cuman cemilan. Akhirnya F4 berhasil menghalau si Dokter dan merebut papan setrikaan milik si Perak. Tanpa basa-basi Silver Surfer yang jadi baik itu langsung menolong bumi dengan menghalangi sang pemangsa planet…

Bagian5: Selesai… keempat jagoan kita melenggang kangkung berjalan pulang. Mr. Fantastic dan Invisible Woman akhirnya kawin.

Udah gitu doang… apanya yang keren sih? Tapi tunggu, tidak semuanya jelek sih. Two thumbs up untuk WETA digital, perusahaan efek visual yang juga menggarap LOTR amat handal dalam menata efeknya di Fantastic 4: 2 ini. Kalau ceritanya sih, ndeso lah…

← Next Post
Previous Post →

5 thoughts on “Fantasick Four, The Rise of the Silver Surfer

  1. jayakabajay says:

    wah…dikau hrs baca komiknya klo gitu.emg grs besarnya spt itu.cmn yaaa…2jam durasi ga bakal cukup utk ngejelasin hbgn f4(ef se) dan ss(silvia saint) yg rumit dan complicatedTM itu.saya rasa sih ntar silver surfer bakal ada filmnya sndr.atw ga f4 brikutnya dao ming se dkk bkl berhadapan dgn galactus.musuh mereka basically sama though.marvel gitu loh…

  2. apy says:

    Iya sih sayangnya aja ceritanya terlalu simpel. Harusnya agak detail apanya gitu. Atau mungkin dibuat semacam paradigma ala superheroes seperti di Spiderman. Kurang maknyusslah kalau Pak Bondan bilang. Tapi yaa saya sih berharap banyak untuk film F4 berikutnya.

  3. Hamdiy says:

    Neng, just a sugestion, klo misalnya mau nulis cerita tentang film pake ending, atau bahkan cerita dari awal sampe akhir, ya, diatasnya ditulis WARNING or SPOILER atau any brief introduction biar orang yang belom nonton dan ga mau tau ceritanya ga perlu baca.. :D

    Anyway, yaah, begitu lah, emang si F4 itu begitu.. pahlawannya malah si Silver Surfer, hehe..

    Btw lagi, tau nih, film superheroes taun ini ga mutu emang, si Spiderman 3 juga ceritanya sinetron banget, pake ditambah2 Sandman yang ga penting, huhu..

    Mudah2an Transformers ntar ga ikut2an mengecewakan..

  4. Hamdiy says:

    Eh iya, ini yang nulis elo, kan Tiw? hebat euy, udah jago bahasa Inggris sekarang.. Apa cuma tau kata2 adegan jorok bin mesum doang ya? hehehe..

  5. titiw says:

    Ehem.. maap, untuk kalimat “Neng, just a sugestion, klo misalnya mau nulis cerita tentang film pake ending, atau bahkan cerita dari awal sampe akhir, ya, diatasnya ditulis WARNING or SPOILER” coba ditujukan untuk mas anggit, karena dia yg buat.. (Gila, devide et impera gini guah, hoho..).
    Iya tuh jay.. mending kalo pelemnya 2 jam.. ini tuh 1 jam seperapat kali! kalo akuh beli cabe di pasar mah seperapat kilo udah dapet banyak.. (?!), iyeh2.. setuju.. (?!)
    Dan satu lagi nak hamdun.. kalo aku nulis sesuatu dengan bahasa ingeris, itu berarti aku menyadur atau nulisnya semaleman ditemenin kamus oxford atau ditemani mas anggit.. hoho..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now