Titiw Inside

Keramahan Politik

Thursday, 11 June 2009

Ngomong2 politik, katanya sekarang lagi dalam masa kampanye ya..? Kata siapa? Kata media. Kenapa percaya dengan media? Ah.. daripada percaya sama pemimpin2 yang sok ramah..? Jatuhnya jadi lebih murtad dibandingkan murtad yang basic. Ngomong2 kampanye juga, kenapa sepertinya calon pemimpin kita pada takut ya..? Takut dijelek-jelekkan, takut dimarahi, takut dikritik. Waduh. Padahal.. Menurut otak cemen saya, harusnya mereka harus lebih takut jika lebih banyak menjelek-jelekkan dibandingkan dijelek-jelekkan. Harus lebih takut kalo banyak memarahi dibandingkan takut dimarahi. Harus lebih takut banyak mengkritik dibandingkan banyak dikritik.

Eh, iya lho.. Karena dengan melakukan hal2 aktif seperti yang disebutkan di atas, itu sudah merupakan KAMPANYE HITAM bagi si subjek yang berkampanye. Tidak aaddaaa kampanye hitam yang lebih efektif daripada kampanye hitam yang dilakukan sendiri oleh sang subjek. Lihat saja, kadang2 pihak yang diam dan tidak menunjuk kesalahan pada orang lain yang lebih diberi simpati dengan porsi yang banyak oleh masyarakat. Kami butuh seseorang yang.. yang gimana yaa..? Yang RAMAH??!

Tidak, kami tidak butuh orang yang ramah. Kami tidak haus akan keramah tamahan, karena bangsa kami sendiri sudah terbukti merupakan bangsa yang ramah. Yang kami inginkan adalah suatu kredibilitas dari seorang pemimpin.
Oh.. sudah pasti sebuah kampanye dalam catur perpolitikan pasti ada yang namanya PR. Public Relations. Kata lainnya dari Humas, Hubungan Masyarakat. Sehingga.. yang namanya RAMAH itu bisa dibuat, dan menjadi suatu pencitraan yang dikreasikan dengan kreatif oleh tangan2 dan mulut2 pedis para pembuat citra tersebut.

Namun.. Pak.. Bu.. Kami tidak butuh keramahan politik yang merupakan sebuah citra.
Kami butuh keramahan yang memang merupakan sebuah Ka.. Rak.. Ter..
KARAKTER. KARAKTER. KARAKTER.
Perlu saya ulang? Kami butuh keramahan yang merupakan KARAKTER! yang memang sudah mendarah daging, yang sudah tenggelam dalam darah, dan sudah bersatu dengan lemak-lemak dalam daging. Tidak biisaaa itu yang namanya ramah hanya dalam hitungan hari, hitungan jam apalagi.

Saya yang amatir dalam kancah berpolitik jadi berpikir, tidak apa2 deh kalo pemimpin kita tidak terlalu ramah, asalkan bangsa kita adil makmur sejahtera gemah ripah lok jinawi. Oh ya, kalo bisa juga dapet pemimpin yang mau salaman sama semua pihak. Aaamiiinnn.

-Terilhami dari perjalanan cawang-gatot subroto di sebuah patas tidak berase sambil mendengarkan SMART FM-

(c) gambar Sumanto

16 thoughts on “Keramahan Politik

  1. ega says:

    vote titiw for president! heya

  2. Nugi says:

    ahahahaha..bagus..& lucu..LANJUTKAN! (kampanye terselubung :D)

    1. titiw says:

      Hemph.. *melanjutkan apa yang dibilang bagus & lucu..*

  3. iqs says:

    ternyata otakku masih lebih cemen..

    1. titiw says:

      Dibanding aku..? Yaaa iyyyyyyalllahh!! *angkuh dan congkak*

  4. anggit says:

    Ramah: Rajin Menjamah, Rajin Memamah

    1. titiw says:

      Somehow gw tau akan ada seseorang yang ngomong ini. Yak.,. dan ternyata itu dirimu mas..

  5. Karakter seperti apa yang diinginkan Tiw ?

    Ada gak diantara para capres dan cawapres ?

    1. titiw says:

      HAhaha.. kalo ditnaya gitu.. jawabannya juga: GAK TAWU.. he..

  6. apy says:

    Lebih cepat, lebih baik apa Lanjutkan atau Bang kiri Tip Top Bang?

    1. titiw says:

      Huahahah.. ketauan banget lo dari arah pondok gede nih kalo tiptop ada di sebelah kiri.. nyehh..

  7. Pakacil says:

    sering saya terpikir, proses pencitraan melalui berbagai mesin media, sementara apa yang dicitrakan tidak benar, adalah sebuah kebohongan pubik besarĀ²an. Tapi, memang mungkin akan sangat sulit menemukan sesuatu yang ‘apa adanya’ dalam ranah politik praktis.

    1. titiw says:

      Iyalah mas.. susye.. kalo mereka apa adanya, entar dibilang kurang formal.. gak cocok jadi presiden.. Contoh yg saya inget sih ya B.J habibie.. Kata orang2 dulu kan dia gak ada “kharisma” presiden.. haiyah.. kharisma.. motor kalii..

  8. seno says:

    wah menyentuh garis politik nih..nice..masuk partai nyok? *lobi partai yg lg berkuasa*

    1. titiw says:

      *gampar bolak balik*

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now