Events

Mau Jadi Atlet Bulutangkis? Wajib Ikut Audisi PB Djarum!

Friday, 9 July 2010

Audisi PB Djarum - Titiw (21)

Weekend minggu lalu, tepatnya tanggal 2-4 Juli merupakan hari yang BERSEJARAH bagi sejumlah anak di Indonesia. Mengapa bersejarah? Karena hari tersebut ialah hari ditentukannya apakah mereka akan menjadi bagian dari jejeran atlet bulu tangkis pengharum nama bangsa! Yup, pada tanggal 2-4 Juli 2010, Persatuan Bulu tangkis Djarum (PB Djarum) memang mengadakan seleksi bagi mereka yang ingin mendapatkan beasiswa bulutangkis Djarum. Waw! Seru banget! Terus berapa orang yang ikutan?

Tidak tanggung-tanggung sejumlah 870 anak dari berbagai daerah di Indonesia datang ke Kudus untuk mendapatkan beasiswa itu! Nah, saya sebagai penggemar bulutangkis akut sedari kecil tiba-tiba saja diundang oleh pihak Djarum untuk mengunjungi audisi bulu tangkis ini! Mungkin karena mereka melihat twitter atau blog atau FB saya yang isinya penuh sama bulutangkis, jadi sayang kalo energi saya tersia-siakan begitu saja, hehe. Jadilah saya datang ke Kudus dengan segenap asa untuk melihat keriaan tersebut.

GOR JATI

Suasana GOR Jati Kudus tampak tumpah ruah oleh peserta maupun orangtua mereka. Karena audisi ini dilakukan di saat liburan, maka tentu saja calon atlet-atlet tersebut lebih memiliki waktu luang untuk datang ke Kudus. Meskipun ada waktu, tapi apakah ada kesiapan materi dari para orangtua, khususnya yang berdomisili di luar kota? Karena setelah dilihat-lihat, banyak peserta yang berasal tempat yang cukup jauh, misalnya dari Kal-Tim, Sul-Teng, sampai Papua!

Suasana GOR yang penuh dengan harapan besar

Rentang usia peserta bervariasi, dengan batasan umur 11 – 15 tahun, namun anak-anak yang diprioritaskan adalah yang berumur 12 dan 13 tahun. Jadi, kalau mau ikut audisi ini, jangan udah mau umur 15 tahun ya, supaya kalo gagal bisa coba lagi tahun depan. :)

Selama tiga hari penuh, audisi dilaksanakan sejak pukul 8 pagi, dan dari lapangan yang berjumlah 16 itu, 12 lapangan dipakai. Para penilai atau juri berjalan dari satu lapangan ke lapangan lain untuk mencari yang terbaik. Gak cuma juri yang sibuk, wasitnya juga harus banyak, yang kesemuanya dilakukan oleh atlet-atlet Djarum! Keren banget ya! Katanya sih itu untuk melatih mereka juga untuk lebih mengerti permainan, agar mereka melihat “Seperti ini toch saya beberapa tahun yang lalu”.

Para penilai

Wasit dari atlet Djarum juga lho..

Nah, audisi berlangsung tiga hari dengan berbagai tahapan. Hari pertama adalah permainan bulutangkis dengan waktu yang telah ditentukan, sedangkan hari ke-dua main penuh, dan hari ke-tiga tes fisik. Dari tes-tes yang terbagi dari berbagai tahapan tersebut, yang dinilai bukanlah yang kalah ataupun yang menang. Ambisi, teknik, postur, dan semangat merupakan modal utama mereka lolos ke tahap-tahap selanjutnya.

Raut wajah peserta yang datang dari berbagai penjuru sulit digambarkan dengan kata-kata. Ada tangis, ada tawa, ada keceriaan, ada kesedihan. Mereka yang lelah terlihat tidur-tiduran di halaman GOR, ada pula yang menonton pertandingan bulutangkis, maupun film KING yang ditayangkan di layar lebar yang diakomodir oleh Djarum. Rasa lelah pun seakan terkikis dengan hiburan-hiburan semacam itu. Acara tahunan yang dilakukan oleh PB Djarum tersebut juga tentu saja disambut baik oleh berbagai lapisan masyarakat. Hotel-hotel dan penyewaan rumah menjadi penuh, orang-orang berjualan di sekitar GOR Jati, yang kesemuanya itu tentu membantu menambah penghasilan masyarakat setempat. Hari pertama super penuh, hari ke-dua terlihat lebih lenggang, dan tentu saja di hari terakhir GOR Jati hanya dihadiri oleh peserta yang lolos sampai tahap akhir bersama orangtuanya masing-masing.

Mereka datang jauh2 dari luar Jawa, habis jutaan, demi anaknya!

Dari tadi berbicara suasana saat audisi, tapi bagaimana teknis audisinya sendiri? Dari total kira-kira 870 peserta, mereka disaring lagi menjadi 94 putra dan 46 putri di tahap dua. Jumlah peserta kembali diseleksi di tahap ke-tiga, yaitu menjadi 36 putra dan 18 putri. Lalu di hari terakhir yaitu Minggu 4 Juli 2010, PB Djarum meloloskan 19 putra dan 12 putri yang masih harus dikarantina lagi selama seminggu. Setelah seminggu, mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing, baru deh kira-kira seminggu kemudian dikabarin lolos atau tidaknya mereka menjadi atlet PB Djarum yang sesunguhnya melalui telpon, email, ataupun surat. Kalau tahun lalu, peserta yang lolos audisi PB Djarum sebanyak 14 atlet (5 Putra, 9 Putri). Kalau tahun ini ada berapa ya..? ;)

Taufiq, peserta kita dari Kediri yang super semangat!

Begitulah kira-kira laporan pandangan mata saya di Kudus. Untuk yang kira-kira tahun depan mau ikutan, formulir pendaftaran bisa dilihat di SINI sedangkan syarat-syaratnya bisa kamu lihat di SINI. Buat adik-adik yang lolos hingga tahap karantina, sukses selalu dan jadilah pengharum nama bangsa yang mengibarkan merah putih di mana-mana yaaa!

94 thoughts on “Mau Jadi Atlet Bulutangkis? Wajib Ikut Audisi PB Djarum!

  1. kira kira biaya pertama masuk atlet berapa?

  2. arifin says:

    sy igni ikut kejuaran pertandingan bulutangkis kl ada kesempatan hub sy 085215976337

  3. Afla Akmal Ramadhan says:

    PB DJARUM tolong wujudkan cita cita sayaa ingin menjadi atlet bulutangkis hub saya 08988376913

  4. arifin says:

    sy ingin ikut kejuaran bulutangkis memang usia sy sdh 43 thn tapi jika ada peluang siapa tahu bisa menang jika aada peluang hub sy 085860493217

  5. mekar sitinjak says:

    Mohon untuk bertanya admin Kira kira di umur 22 masih bisa mendaftar menjadi atlet pebulu tangkiskah di indonesia???.Saya berniat mengikuti kejuaraan bulutangkis bila ada kesempatan tolong membagiinnformasinya.. terimakasih

  6. Saya ingin daftar hubungi Wa saya 0895333372460

  7. muhammad fakkarudin ulama putra says:

    Saya ingin jadi atlet bulutangkis,umur saya 19 tahun tolong kasih kesempatan buat saya.ini wa saya 088808951188

  8. Ayu Dea Tifanny says:

    hai saya ingin mencoba bermain dan menjadi atlit badminton hehe
    081383186143

  9. Windy says:

    Saya umur 20 apakah masih bisa jadi atlet atau tidak ?

  10. Zenfransha ambarita says:

    Saya jg pencinta akut bulu tangkis, sejak kecil saya sudah bermain bulutangkis utk setiap harinya, dan saat itu saya pernah bercita” mnjdi atlet, tpi saya tdk tau bagaimana caranya pd saat itu krn saya hnny anak desa yg blm mengenal teknologi pd saat itu dan minim informasi. Dan skrg saya masi ingin sekali mnjdi atlet. Ttpi usia saya sudah 19th.
    Utk admin, kira” saya masih bisa tdk utk mngikuti audisi? Dan jika bisa saya pengen tahu bagaimana caranya. Krn saya masih krg mengerti dri pnjlsn di google
    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now