Titiw Inside

Kebohongan Publik Ramaditya

Saturday, 21 August 2010

Tahu Ramaditya? Seorang tunanetra yang tenar karena telah diundang oleh Kick Andy, telah menjadi motivator, dan telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Berdamai dalam Kegelapan”. Ia bisa diangkat sedemikian tingginya oleh beberapa media karena dengan fisiknya yang tidak dapat melihat, Rama menjadi komposer musik game kenamaan seperti FFVII, Xenogears, Super Mario Galaxy, Super Mario Galaxy 2, Xenosaga, ChronoCross, dan ia mengaku telah bekerjasama dengan sound engineer kenamaan di Jepang. Sebuah media digital kenamaan pun sempat menjadikan Rama seorang penulis tamu.

Rama disanjung sedemikian rupa, sampai seorang member di sebuah forum diskusi online membuat thread yang berisikan bukti konkrit bahwa Rama bukanlah komposer untuk Nintendo, Square Enix, dll seperti yang ia akui.Akhirnya, setelah ramai di jagat maya, Ramaditya mengaku. Mengaku bahwa ia bukanlah pembuat lagu-lagu tersebut. Ia hanya me-rename nama file lagu-lagu tersebut. Bisa dilihat surat pengakuannya di SINI.

Ramaditya

Nah, kalau boleh saya curhat sedikit.. Yang bikin saya terkejut dan miris dengan berita ini adalah: SAYA SALAH SEORANG KORBANNYA! Bukan korban secara fisik atau materi ya, tapi saya merupakan korbannya di bidang akademis! Ya, Eko Ramaditya Adikara merupakan informan atau narasumber untuk Skripsi saya yang mengupas tentang Identitas Blogger Tunanetra. Meskipun saya tidak membahas jauh mengenai pekerjaan Rama, saya telah mencantumkan fakta palsu mengenai SIAPA RAMA INI.

Ketika itu, saya sangat percaya dengan semua yang dikatakan Rama. Ia mempraktekkan kemampuan mengetiknya dengan cepat, ia fasih berbicara tentang game online dan segala ini itunya. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, tentu saja saya “wajib” baca blognya Rama ini. Di beberapa tulisan, dia menceritakan bahwa ada aja orang yang mengaku-ngaku karyanya, dan ia dengan santai mengatakan “Nanti juga orang tahu sendiri siapa penciptanya”, dan itupun diamini oleh Tuhan sekarang. Bukunya yang telah terbit itu juga telah ditarik dari peredaran.

Sempat pula di Pesta Blogger 2009 lalu, saya bertemu dengannya yang memakai kostum ala Star Wars dan ia masih ingat dengan saya yang pernah mewawancarainya di tahun 2008. Wow dan Wow. Mengapa Rama melakukan kebohongan publik yang sedemikian besar? Dari artikel INI, kebohongannya bermula pada tahun 2003 saat ia diundang sebuah radio. Ia mengaku bahwa waktu itu berbohong agar dianggap memiliki sesuatu yang “berbeda”. Hal itu pun menjadi sebuah bola salju yang besar.

Yah sekedar share aja sih.. Cuma, Skripsi saya yang waktu itu jadinya valid gak ya? Hehe.. Buat Rama, moga-moga di kedepannya kamu bisa jadi diri sendiri tanpa harus berbohong ya. Karena menurut saya, lebih baik jadi diri sendiri dengan harga diri tinggi, daripada jadi orang lain dengan harga diri yang rendah. Meskipun demikian, Rama dapet satu jempol dari saya karena telah berani membuka kebohongan itu kepada publik dan tidak membiarkannya membusuk sepanjang hidupnya.

Update: Saya akhirnya sempat ngobrol dengan dosen penguji saya untuk skripsi ini, dan beliau bilang skripsi saya tetap valid. :)

43 thoughts on “Kebohongan Publik Ramaditya

  1. nik.e says:

    aku juga baca tentang ini kemarin dan sangat sangat kaget. aku juga korban. soalnya waktu itu, program TV yg aku dan temen2 produksi mengundang dia sebagai narasumber..
    aku juga tau ttg ini setelah dikirim link oleh salah satu temen mantan tim program TV ini..
    ini pelajaran buat kita juga, tiw. harus benar-benar melakukan riset..meski ada yg namanya kendala waktu ya yg bikin kita susah untuk mencari tahu lebih jauh lagi apakah fakta yang kita dapat dan paparkan ke publik tuh udah sahih atau belum..

    1. titiw says:

      @niks: Oh iya.. kalo gak salah rama ini sempet masuk Pagi Jakarta yang kamu tulis ya niks.. Betul, riset betul2 penting niks.. jangan sekedar percaya aja dengan apa yang diomongin oleh 1 orang.. :)

  2. JJ says:

    Sedikit berbagi,

    Rama adalah salah satu klien saya. Hingga berita tersebut diturunkan, saya belum mendapat kabar apa pun dari Rama dan saya memutuskan untuk tidak bertanya.

    Pertemuan saya dengan Rama tidak sering, namun selalu menimbulkan kesan di hati. Ketika kami berbincang untuk pertama kalinya, saya tidak butuh waktu lama untuk mengetahui bahwa hati orang ini terbuat dari emas.

    Komunikasi kami tidak sering, kebanyakan hanya melalui pesan singkat, namun Rama adalah salah satu klien terbaik saya. Tutur katanya selalu sopan, ia menghargai orang lain, tidak segan-segan menolong orang yang membutuhkan, rendah hati, selalu ramah, ceria dan tidak sukar berteman serta berbagi cerita dengan orang yang baru dikenal.

    Saat saya membaca berbagai berita yang diturunkan media hari ini, tidak terbersit sedikit pun kecewa, karena saya tahu siapa Rama. Dia sempurna, dengan segala kelemahan fisik dan kesalahannya. Hatinya menjadikannya sempurna.

    :-)

    1. titiw says:

      @jenny: Betul jen. Perasaanku gak beda jauh sama kamu atas kesan yang ditimbulkan bersama Rama. Jika Rama berbohong agar orang2 look up dengannya, itu adalah hal yang wajar. Semua orang melakukannya kok. Hanya saja dengan scoop yang berbeda2. Kebetulan apa yang Rama lakukan ini imbasnya cukup besar karena dia sudah diliput di berbagai media. Terus terang, mengenai skripsiku, aku sama sekali tidak akan menuntut apa2 kepada Rama. Dia aku wawancara juga gak aku beri apa2 kok. :)

      Hanya saja, mungkin Rama bisa lebih hati-hati di kedepannya, dan kita2 ini juga lebih hati2. Jangan asal main comot apa kata orang saja. Riset sangat diperlukan di sini.. Moga2 Rama bisa bangkit lagi dan bisa lebih mengoptimalkan sisi2 positif yang sudah ada dalam dirinya seperti yang sudah kamu sebutkan di atas ya..

  3. vera says:

    Gak tau gan… Ini ajah baru baca… Hehehheee… Tp ngeri bgt sihh gan… Kok bisa gt… Serem ya gan… Ngacir:ngacir:ngacir

    1. titiw says:

      @ve: gan gin gun gen gon.. Ck.. gengges banget desye deh aww.. Baru tau kalo kamu kaskuser yang nyampah.. haha.. kangen diriku padamu nak Vee!!

    1. titiw says:

      @win: Ck. komen kamu gak mutu!! *gampar*

  4. apy says:

    jauh waktu sebelum di TV One, gw juga dah tahu ni orang tukang bo’ong. masa musik2nya Yasunori Mitsuda dia bilang dia yang compose… dah gitu pas di TV One sambil nari2 dia pake suling bawain Lahan Village Theme dia mengklaim itu musiknya.

    1. titiw says:

      @masang: Nah, ketika lo tau, kenapa lo gak mempertanyakan hal itu di umum mas..? Maksutnya knapa dlm ati aja..? *pertanyaan gw gak enak yak*

  5. wahh, baru tau tiw.. sedih juga dengernya..

    sempat membaca profilnya di kompas, dengar kisah ceritanya di hardrock fm, dan melihatnya di program tv kick andy, membuat saya terkagum2 dengannya.. hanya sayang, kenapa harus dg cara berbohong utk membuat orang kagum kepadanya.. :( tp salut buat dia yg berani membuka tabir kebohongannya sendiri.. :)

    1. titiw says:

      @dian: Yes.. Padahal tekanannya pasti berat banget tuh.. tapi dia berani buka kebohongannya.. Itu baru namanya cowok.. Ini sih kalo kita lihat dari sisi terangnya ya.. Cuz every sinner has a future.. and every saint has a past.. :)

  6. galeshka says:

    rules of the universe #1: everybody is out for their own interest

    i rest my case :D

    1. titiw says:

      @galeshka: Yaaa… Hahaha.. Bagus deh rest your case, supaya gak capek2 amat.. *OOT*

  7. freezebee says:

    Setidaknya dia leih brani lah drpd anak band yg skrg ada di penjara

    1. titiw says:

      @freezebee: Bolehlaaah.. :D

  8. perez says:

    aq bingung…ga ngikutin kasusnya, gak kenal secara detail ama rama, cuman pernah nonton di kick andy aja, tapi gara-gara ini respekku ke rama koq jd berkurang ya… :(

    1. titiw says:

      @perez: Nah.. makanya itu aku kasi tau brief ttg siapa rama ini, nak perez.. Wajarlah kalo respek jadi berkurang..

  9. riesta says:

    pernah liat di kick andy,,,tapi gak begitu ngikutin kisahnya….
    gak tertarik soalnya…hehehehe

    1. titiw says:

      @riesta: Iya sih, itu pilihan masing-masing orang untuk tau mengikuti kisah si Rama atau tidak. Di sini saya hanya mau share aja perasaan saya.. :)

  10. kuy says:

    kalau yg ngejadiin do’i narsum aja ngerasa dongkol,gmn perasaan sesama tuna netra yg ngejadiin do’i role model ?

    Mungkin ga mereka jd kehilangan semangat idup yg udah susah payah dibangun dgn meneladani do’i.

    Mari berharap semangat mereka ga ikutan padam.

    1. titiw says:

      itulah kuy.. Moga2 aja orang gak ngejudge kalo semua tunanetra gak mau susah.. :(

  11. thalique says:

    seringkali emang satu kebohongan harus ditutup dengan kebohongan yang lain..

    1. titiw says:

      @mas T: Makanya.. jadi PNS jangan begitu ya mas.. kesian kita2 di bawah ini yang ngebayar Anda.. :)

  12. dhian says:

    apa pun yang sudah dia lakukan di masa lampau…
    tapi saya kagum akan keberanian dia mengakui kebohongannya…di saat dia sedang berada di puncak…

    berarti dia masih punya hati nurani…ga seperti para pejabat negeri ini…(lho, kalo ke sana larinya, hihihi)

    1. titiw says:

      @dhian: Iya sih di.. daripada boong trus gak mau ngaku..? :)

  13. apy says:

    mau dia bo’ong mau dia bener not really my business… karena gw ga ada kaitannya sama doi… yg penting komunitas game dari dulu dah tahu… istilahnya: “CUKUP TAHU aja”

    1. titiw says:

      @apy: whoa.. you.. being harsh.. :))

  14. emge says:

    Wow… *sedikit bengong dan menerawang*
    Kritik yang membangun dari kakak Titiw.. cool.
    Namun, saya ingin mencoba melihatnya dari sudut pandang yang agak berbeda. Menurut saya, bukan hanya publik saja yang menjadi korban. Tetapi saya merasa bahwa sesungguhnya Ramaditya sebagai sang subyek *kebohongan* ini, juga merupakan salah seorang KORBAN dari “market demand” yang notabene disebabkan oleh PUBLIK itu sendiri. Publik “Kita” yang begitu merindukan *ambisius* terhadap segala fenomena yang EXTRAORDINARY telah memanipulasi dan mengeksploitasi pikiran dan mindset kita semua. Dalam hal ini termasuk juga Ramaditya. Ramaditya sangat menyadari bahwa dirinya UNIK dan memiliki potensi komersil di mata publik. Saya rasa, jika kita melihat dari sisi ini, mungkin lebih tepat dikatakan bahwa Ramaditya adalah seorang “Opportunis” korban kapitalisme dan konsumerisme. Ramaditya membuat sebuah “Topeng” dan me-make up pencitraan dirinya untuk memenuhi permintaan konsumsi publik *yang gelisah* akan “sesuatu yang lain”. Sebuah bentuk pelarian dari kerasnya himpitan kehidupan sosial, ekonomi, politik dan kenegaraan yang “KRONIS”. Ini semuanya juga tak lepas dari peran media dan komunikasi yang mengeksposnya. Mirip dengan fenomena “Ponari”.

    Ternyata tanpa pernah kita sadari, Ramaditya adalah seorang “Pemain Teater Kehidupan” yang ulung dan handal. Seorang aktor Jenius. :D *Mungkin juga sedari awal, ini sudah termasuk dalam skenario yang dibuatnya..!? Ramaditya menggunakan moment ini untuk menunjukkan bakatnya yang lain. Ramaditya yang sesungguhnya piawai dalam ber”ACTING”.. hehe..
    Jadi inget Achmad Albar..
    “Dunia ini panggung sandiwara.. ceritanya banyak berubah..”

    Semua adalah korban……..
    *Lanjut makan roti abon dan roti jagung ditambah segelas teh panas sambil siul-siul*
    Mau gak Tiw..? hehe.. :)

    1. titiw says:

      @mas mg: ancur.. Jadi sebenernya dia udah skenarioin ini pula..? Ck ck ck.. psikologi ter balik nih.. Mas MG kayaknya kebanyakan makan MSG nih. Hahaha.. Tapi somehow aku ngerasa mungkin juga sih. Secara dia kok kayaknya gak sedih atau gak terlalu berat untuk mengakui kebohongannya ituh. Hem..

  15. emge says:

    Lah yang ngasih MSG kan Kamuh.haha.. Emmh..*garukgaruk* MSG apaan sih Tiw?? !@#$%* Jiakwakwakkk.
    Tapi kalo dipikir2 lagi yang selalu terbalik ituh justru emang otak saya deh kayaknya.. *!?!???*
    MENGAKUI kebohongan adalah sebuah “Perbuatan Benar” jadi secara normal memang harusnya sih malah senang dan jd lbh ringan dibandingkan terus berada di dalam kebohongan itu.. (terbalik lagi gak otak saya? gak kan! hehe..)
    Anyway menurut saya, sudut pandang yang terbalik akan membuat penilaian terhadap beragam Hal menjadi lebih “Berimbang”. *Ngomongnyah sambil ngaca*

    Piss Kakak Titiw..
    Smogah cepet sembuh dan baikan ya Mbak.. :)

    1. titiw says:

      @mas emji: Haha.. iya nih, lagi teler dan buang2 air terus.. makasih ya mas, atas komentarnya dan atas kalimat cepat sembuhnya. Lebih ok lagi kalo ke rumahkku bawain buah.. :D

  16. Mas Bratz says:

    Halo mbak titiw. saya tertarik untuk mengomentari komentar-komentar yang muncul dari artikel mbak. Khususnya komentar mereka yang merasa positif melihat keberanian Rama mengakui kesalahan.

    Tapi yang tidak banyak orang tahu, Rama adalah seorang pembohong kambuhan. Runutan cerita yang lebih lengkap bisa mbak baca di Kaskus yang berjumlah hingga 2 part. Sebelum peristiwa ini merebak di media baik online maupun elektronik, Rama sudah menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan bahwa dia tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Itu saat thread di Kaskus part I.

    Tapi apa nyana, setelah surat bermaterai tersebut Rama tampil lagi di acara AKI Malam TVOne dan ketangkap basah masih mengklaim karya lainnya. (Saat inilah Kaskuser muak dibohongi dan membuat Part II nya). Tidak hanya itu. Saat perayaan hari kemerdekaan kita, acara talk show Kick Andy menganugrahi dia sebagai pemuda paling berbakat tahun 2010.

    Pertanyaan saya, apakah dia tidak memberitahukan Andy Noya yang sebenarnya? Apakah dia tidak bertanya ke dirinya sendiri mengapa Andy memberikan award tersebut? Apa nilai dari surat pernyataan bermaterai bagi dirinya?

    Dari sini, Mbak bisa menilai sendiri…

    1. titiw says:

      @mas Bratz: Terima kasih sekali sudah mau berkunjung di blog saya yang ecek2 ini mas. Iya, saya sudah tau kalau rama sempat menandatangi perjanjian, namun alih2 memang merasa bersalah, eh dia malah tampil lagi di publik. Di sisi ini, sy melihat dia sedikit – maaf – “sakit”. Karena kalo orang bener bukannya malah akan malu dan kalo bisa jauh2 dari media untuk sementara waktu ya..? Saya tidak subjektif untuk melihat bahwa Rama itu “positif”. Tapi “setidaknya”, ada satu sisi kecil yg mana ia berani mengakui. Daripada udah ketauan telak2 tapi dia masih gak ngaku..? Thx untuk sudut pandang anda yang ciamik mas.. :)

  17. id says:

    wah kalo aku gak baca blog ini, aku gak tau rama itu pembohong. kasian ihhh…maaf ya gak bermaksud mencela tapi kok sudah tuna netra masih jd pembohong, apalagi pembohong kambuhan seperti komen di atas..miris.

    1. titiw says:

      @id: Thx for dropping by dear.. :)

  18. Mas Bratz says:

    @mbak Titiw: wah mbak merendah, wong saya aja gak punya blog. Keep up the good work! Justeru dari pengalaman saya, blog yang dibuat iseng-iseng lah yang digemari pembaca. Knapa? Karena ada perhatian, cinta, dan waktu yang dicurahkan di situ. Gkseperti blog komersil. Lihat saja artikel ini, genuine! Gak seperti banyak blog lain yang hanya sekedar copy paste entah dari kompas atau lainnya.

    Anyway, sekedar tambahan surat pernyataan yang saya maksud bukan yang ada di link mbak loh. Tapi jauh sebelum itu, Rama sudah mengeluarkan surat pernyataan lainnya (Jauh sebelum tampil di TVOne dan menerima award di talk show Kick Andy). Jadi total yang kini tersebar di dunia maya ada dua surat pernyataan bermaterai dari Rama dengan rentang waktu rilis yang berbeda. (Entah kenyataannya ada brapa lagi surat pernyataan yang dia sudah keluarkan–Hanya Tuhan yang tahu). Itulah mbak yang membuat kami kesal. Tidak ada niat baik untuk memperbaiki diri dan terus mengulangi kesalahan. Tapi semoga dengan diketahui secara luas kebohongan publiknya, tidak ada tempat lagi buat Rama untuk berbohong.

    Salam!

    1. titiw says:

      @mas bratz: waduh waduh mas.. Saya seneng banget loh dipuji kayak gini, hehe.. Iya, saya tau kok surat pernyataannya si Rama yang pertama itu udah agak lama.. Cuma gak terlalu meratiin isinya. :) Terima kasih sekali lagi sudah mau menuangkan pendapatnya di sini ya.. :D

  19. Harison says:

    begitulah tiw, batas antara akademis dan ‘data najis’ kadangkala beda-beda tipis. Kejujuran akademis dari peneliti kadang sia-sia karena ada ketidakjujuran dari sng INFORMAN. untunglah gue gak punya pengetauan luas dan well-informed hingga gue gak tahu siapa itu RAMA –sampai akhirnya saya tahu dia muncul di TV one untuk minta maaf. jadi gue gak termasuk korban-nya Rama. Tapi tenang masih banyak tuna-netra yang oke-oke saja. Paling tidak ada Stevie Wonder, Ramona Purba (ini penyanyi jadul 80-an) dan yang gress ada Ade Irawan, pianis Jazz yang benar-benat buta. bener-benar pianis Jazz. Gue udah nonton show dia beberapa kali di Margo Friday Jazz…termasuk saat jam-session dengan musisi lain. Kick Andy dan belakangan TV one juga udah ngeliput dia.

    Tapi kalo dipaksa-paksa soal jadi korban-korbanan, paling-paling gue kehilangan waktu denger curhatan lo soal INFROMAN2 lo itu dulu (he…he…). ah, ikhlasin aja kelakuan Rama tiw…, kalo gak ikhlas lo jadi korban….kalo lo ikhlas lo berkorban, berkorban untuk berusaha bikin skripsi yang baik dan benar. Meski gue masih ingat kombinasi TITUT+TITIW = SUMPAH SERAPAH! Ha…ha….

    1. titiw says:

      @mas HAR: OH MAI GAT MAS HAAARR!! Where have you been, broder?! Haha.. Aku iklas2 aja kok.. dan santai aja.. cuma yang jadi korban sebenernya adalah tunanetra yang berusaha sekuat tenaga untuk tidak dipandang “beda”. Takutnya karena kelakuan orang yang bohong, orang2 jadi pukul rata kalo semua tunanetra gitu.. hehe.. Haha.. Kombinasi apaan mas..? Emangnya roti kali ah kombinasi.. ;)

  20. Endang Irawan says:

    INFO :
    M Ade Irawan akan mempergelarkan ‘Solo-Piano-Recital’ (at the Opera House – Sydney, Australia, on May 31st, 2011). Tujuan dari resital antara lain untuk mempromosikan Indonesia, sekaligus sebagai salah satu tunanetra Indonesia yg berbakat di bidang musik. Oleh karena itu, direncanakan setidaknya 100 tunanetra Australia dari ‘local blind association’ akan hadir dlm resital Ade. Keterangan lebih lanjut dapat dihubungi Bpk. Jaya Suprana, yg akan ‘memandu’ resital tsb…..
    Please wish him luck !!

  21. seno says:

    buset parah banget ni orang. tapi boleh dicoba sih cara dia… :))

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now