Traveling

Papilio Nan Cantik Dari Bantimurung

Thursday, 17 November 2011

Hari pertama petualangan ACI saya dimulai di Makassar Sulawesi Selatan, tepatnya di bandara internasional Sultan Hasanuddin yang keren banget. Dari situ, kami bertemu dengan pendamping asli Makassar yang bernama Indra, dan langsung meluncur ke tempat yang terkenal dengan air terjun dan kupu-kupunya.

Kapankah terakhir kamu melihat kupu-kupu dengan jumlah yang cukup banyak? Jika menjawab pertanyaan saya dengan jidat berkerut yang bisa diartikan “Wah, kapan ya.. Sepertinya sudah lama sekali..“, berarti kamu harus mengunjungi Taman Nasional (TN) Bantimurung!

Gerbang Masuk TN Bantimurung

Sudah lama Bantimurung Bulusaraung terkenal dengan banyaknya kupu-kupu yang menghiasi tempat wisata alam yang berlokasi di Maros, Pangkep, Sulawesi Selatan. Di sana, Anda akan disambut dengan patung kupu-kupu besar seakan menyambut tamu-tamu yang datang. Belum lagi berbagai souvenir seperti anting, bros, liontin, gantungan kunci, pigura, dan masih banyak lagi yang bertema ataupun berbentuk kupu-kupu.

Koleksi kupu-kupu yang sudah diawetkan

Tempat pertama yang menjadi tujuan kami sesampainya masuk ke Bantimurung adalah museum Kupu-kupu. Museum itu mungil, namun dapat mendokumentasikan banyak sekali jenis dan ragam kupu-kupu. Tidak hanya dari yang berasal dari Bantimurung saja, namun juga dari Timor, Pulau Seram, dan berbagai tempat yang menjadi habitat kupu-kupu.

Museum Kupu-Kupu di dalam TN Bantimurung

Setelah dari museum, kami pun beranjak menuju ke penangkaran kupu-kupu. Berdasarkan keterangan Bapak Rusman penjaga museum yang juga penangkar kupu-kupu, ada 2 cara mengawetkan kupu-kupu. Dengan formalin (warna kupu-kupu jadi pudar, namun cara ini relatif cepat dilakukan oleh orang-orang yang tidak care), dan dengan memberikan alkohol 100% dan dijemur 2-3 hari di bawah sinar matahari.

Kupu-kupu di Penangkaran

Saat saya ke sana, tidak terlalu banyak kupu-kupu yang terbang menari di hadapan saya. Menurut Pak Rusman lagi ketika saya tanya tentang hal tersebut, kupu-kupu tidak punah, namun ia hanya bertelur di saat-saat tertentu, sehingga keberadaanya akan lebih sering terlihat di bulan Januari, Mei, maupun Agustus. Menurut saya sih, kupu-kupu memang tidak berkurang hanya karena faktor manusia (yang mematikan kupu-kupu semata-mata untuk keuntungan pribadi), namun juga faktor-faktor alami seperti makin turunnya kualitas tempat kupu-kupu tinggal. Bagaimana menurut kamu, kamu, dan kamu? :)

Kupu-kupu juga cinta Indonesia. :)

Trivia:

  1. Rata-rata usia kupu-kupu adalah selama 3 bulan
  2. Tidak boleh menangkap kupu-kupu di cagar alam Bantimurung. Namun jika ada yang ketahuan, hukumannya “hanya” dikejar dan alat menangkap kupu-kupu tersebut disita.
  3. Kupu-kupu yang ditangkar hanyalah yang betina
  4. Tips agar kupu-kupu cepat bertelur: air yang diberikan dicampur dengan gula

Notes:

  • Harga Tiket Masuk Taman Nasional Bantimurung: Rp 10.000
  • Harga Masuk Museum Kupu-kupu & penangkaran: Rp 5.000
← Next Post
Previous Post →

20 thoughts on “Papilio Nan Cantik Dari Bantimurung

  1. budiono says:

    kalo ada program dolan-dolan gretong boleh deh kabari aku tiw xixix..

    1. titiw says:

      Wihihi.. Siaplaaah.. ;)

  2. Ladeva says:

    Cantik-cantik banget kupu-kupunya, Mbak…

    1. titiw says:

      Tapi lebih cantik yang nulis.. UHUK.

  3. seno says:

    keren yah tempatnya.. apalagi kalo bisa dateng ke sana gratisan. *eh :)) tempat ini sering banget diliput di tipi, karena kerennya ituh. menyoal kupu-kupu yang populasinya menurun, selain bukan karena manusia dan alam, juga disebabkan kuasa Tuhan. sekian.

    1. titiw says:

      Iyaaa.. Bantimurung ini sering diliput di TV. selain karena kupu2, juga karena air terjunnya. Ah.. Ingetin aku untuk nulis ttg air terjunnya juga yes.. :D

    1. titiw says:

      Iyaaa! Thanks ya.. :D

  4. tiw, museum kupu2 ini mengingatkanku sama museum serangga yg bersebelahan dg taman akuarim air tawar di tmii. di sana koleksi kupu2nya jg bagus2, mungkin ga selengkap di TN Bantimurung,
    kali ya.. :D iya, kupu2nya cantik2!

    1. titiw says:

      Aah.. Dari dulu pen ke museum serangga di TMII belum kesampean.. kapan2 mau ahhh.. hehe..

  5. tya says:

    say ada lanjutan cerita kupu2nya gak? ko nanggung nih kesannya *tipe penonton yg seneng drama* :D

    1. titiw says:

      Hihi.. Ini aku copas tulisanku yang buat ACI detik.com soalnya.. nanti deh tante buatkan yang lebih penuh drama, doa, dan airmata.. ;)

  6. Kirman says:

    Tidak ikutan nangkap kupu2 buat suvenir kan waktu di sana? Hehehehe…

    1. titiw says:

      Haha, jangan dong.. Biarain aja kupu2 berkembang dengan bebas di sana, berdamping2an sama masyarakat. Tsaaah.. :D

  7. thanks tlah berkunjung di Bantimurung :-)

    1. titiw says:

      Sama-sama.. Semoga Bantimurung bisa dikelola lebih baik lagi ya.. :)

  8. nhieya_ienhae says:

    i like it

    1. titiw says:

      I like you too.. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now