Traveling

Serenity Moment At Alamanda Spa & Guest House Bali

Thursday, 19 June 2014

Alamanda Spa & guest House (1)

Selama saya melangkahkan kaki untuk berjalan-jalan dan bernapak tilas di penjuru Indonesia, I guess Bali never fails me. Dan saya yakin nggak saya aja yang merasakan hal tersebut. Pasti banyak kaaan yang merasa gitu? That’s why di postingan ini saya masih masih mau cerita mengenai petualangan Impulsive Trip saya ke Bali beberapa saat lalu yang berkisar di Kuta – Ubud – Denpasar bersama Widya, yang mana hari terakhir saya habiskan untuk leyeh-leyeh time alias nge-spa.

Oh how I loooove spa, massage, pijet mbok-mbok, pokoknya semua yang berkaitan dengan pegang memegang badan *eh*. Dan di hari malam terakhir saya menginap, saya memilih sebuah Guest House yang baru dibuka bernama Alamanda Spa and Guest House. Exactly what I need. Guest house yang baru berarti masih bersih, dan tempat spa yang baru berarti masih higienis dan belum tersentuh pelanggan-pelanggan yang lain. Di sini saya mau review Guest House sekaligus Spa-nya yang terletak bersebelahan. Let’s start with the Spa.

SPA

Saya melakukan prosesi spa yang cukup lengkap di sini, dari massage, luluran, hingga hair spa. Harusnya masih ada rangkaian mandi kembang, namun karena saya dan Widya harus mengejar pesawat untuk kembali pulang ke Jekarta. Apa saja yang menjadi plus minus spa ini? Let’s see:

Plus:

  • Tempatnya masih baru, sehingga berasa bersih banget. Arsitekturnya juga luas (2 lantai), modern, namun tidak meninggalkan suasana Bali yang menenangkan.
  • Ruangannya ada yang single, ada yang buat couple. Lengkap juga dengan kamar mandi yang shower ataupun bathtub.
  • Produk yang mereka pakai gak bikin gatel-gatel dan wanginya enak, tapi berbeda sama produk-produk kodian yang biasa ada di salon-salon pasaran.
  • Mbak-mbaknya mijetnya pol. Secara saya suka digrepe *eh*, saya bilang aja kalo kencengin di sini dan di situ. My wish was granted. Langsuuung diteken pada titik yang dimau sampe saya ga tahan sendiri, mamam lo tiw! :))

Minus:

  • Sepertinya saya dan Widya adalah pelanggan perdana, sehingga mungkin mbak-mbaknya masih kurang luwes ketika ajak kita ngobrol. Karena sudah hampir setahun, semoga sudah lebih progress ya.
  • Waktu saya datang ke sana belum ada rangkaian spa tertentu, jadi si empunya spa cuma bilang rangkaian spa lengkap. Namun setelah saya lihat lagi di FBnya, hei, dia punya beberapa rangkaian seru dan promo-promo!

Here’s the spa packages:

• Royal princess treatment (2 hour) Rp 150.000
Welcome drink and towel (warm or cold), foot bubble bath, body steam, full body massage with aromatic oil, traditional Balinese/ aromatic scrub, full body mask, flower/bubble bath, body lotion, after treatment’s wedang jahe/ lemon tea drink and ginger cookies

• Exotic Dewi Sri treatment (2 hour) Rp 175.000
Welcome drink and towel (warm or cold), foot bubble bath, body steam, full body massage with Dewi Sri Oil, Dewi Sri Body Scrub, full body mask, flower/ bubble bath, Dewi Sri body lotion, after treatment’s wedang jahe/ lemon tea drink and ginger cookies

• The Body Shop Sensation treatment (2 hour) Rp 200.000
Welcome drink and towel (warm or cold), foot bubble bath, body steam, full body massage with The Body Shop Oil, The Body Shop’s body scrub, full body mask, flower/bubble bath, The Body Shop’s body lotion, after treatment’s wedang jahe/ lemon tea drink and ginger cookies

Oh ya, selain paket di atas, ada paket lain yang bisa langsung ditanyakan ke Alamanda. Di luar paket, bisa juga kita request ala carte seperti cuma mau hair spa, cuma mau totok wajah, dll. Eits jangan seneng dulu, sekarang juga saya lihat lagi ada promo untuk sebuah rangkaian spa lengkap yang harganya cuma Rp 100.000 untuk 2 jam. Aaaa, gak bisa ya spa-nya dipindahin ke Jakarta duluu? Oh ya, menurut ownernya Spa Alamanda merupakan Spa di Denpasar yg menggunakan produk The Body Shop di salah satu spa treatmentnya, so I guess it is one of their competitive advantages at this moment :)

Guest House

Mencari alamat tempat ini tidak susah, tinggal ikuti google maps, ada sign board berwarna ungu di depan jalan raya, dan tinggal masuk sekitar 10-20 meter ke dalam. Nah, waktu saya datang.. Sumpah ya di halamannya lagi ada doa-doa bersama semacam pengajiannya orang Hindu Bali sebagai syukuran atas dibangunnya Alamanda Spa & Guest House. Saya mindik-mindik nggak enak, eh ternyata syukurannya udah selesai dan kami disambut dengan keramahan yang luar biasa dari owner, khususnya orangtua owner. Kami langsung diantar ke ruangan yang telah kami booking yaitu Deluxe Room. Kami memang mencari kamar yang tidak mahal dan tidak terlalu “hotel” karena di hari terakhir cuma mau leyeh-leyeh dan gak ambisius.

Saat kami masuk kamar, cemilan-cemilan dan sirop dingin menyambut keberadaan kami, disertai tulisan “Welcome Mrs Widya Amelia and Miss Rahmayanti Akmar“. Ih iya pake Miss soalnya saya belum nikah waktu itu. Nyahaha. Oh ya, saya suka dari guest house ini ada bale-balenya di depan untuk ngobrol-ngobrol santai, dan paddy field luas yang damaaai banget dilihatnya. Ketika maghrib menjelang, sunset tenggelam di ujung sana dengan semburat cahaya jingga yang membikin elok warna dari ladang padi tersebut. Besoknya, saya terbangun dengan alunan halus musik gamelan Bali yang ternyata memang disetel dari bale-bale, dan sarapan berupa jus jeruk dan nasi bungkus ala Bali langsung dihidangkan ketika petugas guest house tau kita sudah bangun. Rasanya enaaaak.. Pengen nambah tapi malu. Cuma aja mungkin jus jeruknya bisa yang segar, bukan yang sirop biar tambah enak. Hehe.. :)

Sunset over paddy field

Ada berapa tipe kamar di sini? Ada 3, yaitu:

Alamanda Villa Lumbung
Two storey Balinese wooden traditional house, for your real Balinese experience.
Rate: Rp 350.000/night, Rp 3.500.000/month (max 3 persons)

Alamanda Deluxe Room (tempat saya nginap)
Rate: Rp 300.000/night, Rp 2.500.000/month (max 2 persons)

Alamanda Standard Room (Coming Soon)
Rate: Rp 100.00/night, Rp 1.000.000/month (max 2 persons)

Semua kamar memiliki AC kecuali yang standard (hanya memakai fan), sedangkan yang Villa Lumbung dan Deluxe memiliki fasilitas sebagai berikut:

  • Water heater
  • LED TV with USB movies
  • Mini bar
  • Kitchen
  • Balcony (for 2nd level)
  • Bath room and toilet
  • Complimentary breakfast for 2 persons (stay more than 3 days)
  • Complimentary 1 time spa treatment for 2 persons (stay more than 3 days)
  • Complimentary airport transfer (stay more than 3 days)
  • Beautiful paddy field and tropical Balinese garden view
  • 10% discount for spa treatment.
  • Laundry (price will be added accordingly)
  • Transport and Tour (Rafting, City Tour etc) are available upon request and price will be added accordingly.

I guess that’s all, telpon dulu buat booking spa maupun guest housenya ya biar nggak penuh ketika dateng. Enjoy the serenity moment there, happy traveling!

PS: Special thanks untuk Sita, owner dari spa & guesthouse ini yang bersedia saya repotin untuk minta spesifikasi spa & guest housenya via FB message. Sukses terus ya, salam untuk keluargamu yang baik-baik itu! :)

Alamanda Spa & Guest House Bali
Jl. HOS Cokroaminoto 469 (seberang HINO showroom) Denpasar – Bali
Telp: (0361) 5581410

6 thoughts on “Serenity Moment At Alamanda Spa & Guest House Bali

  1. rasehaM says:

    Kapan ya ada spa menenangkan dan penuh kenyamanan tapi harganya cuma 150rb-an gt, di Jakarta?

    1. titiw says:

      Ada mas kalo harga 150an mah. Yang kita waktu itu di Wijaya, gemana..? Eh tapi gak terlalu nyaman sih. Menenangkan sih iya karena aku sampe bobok.

  2. keke naima says:

    itu spanya murmer bgt. Sayang gak ada di Bekasi hihi

    btw, terima kasih udh komen di blog saya yg tentang Tanakita :)

    1. titiw says:

      Iya kaaak.. apalagi kalo lagi ada diskon macem 100 rebu sejam. Mana di bali pula. Hihi.. Sayang belom buka cabang di jkt. Wah iyaa.. Tanakita seruuu! :D

  3. Bieb says:

    Itu yg Alamanda Standart Room beneran cuma 100rebu per malam?? Koq murah ya.
    Thanks for sharing ka’ Tiw.

    1. titiw says:

      Iyah, soalnya cuman buat bobok doang dan ndak ada AC. Sama2 kak bieb. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now