Traveling

Makna Tersembunyi Di Balik Naga dan Nanas Kota Bau-Bau

Thursday, 30 October 2014

Selayangkanlah pandangan di kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, maka kamu akan menemukan gambar atau ukiran naga dan nanas di mana-mana. Mengapa naga? Mengapa nanas? Mengapa Jakarta macet mulu? Mengapa begini? Mengapa begitu? Aku ingin tahu.. Semua ini itu.. *nyanyi*

Kesan pertama yang saya rasakan begitu menginjak kota yang berada di Pulau Buton beberapa waktu yang lalu adalah: “Wah, kotanya cukup adem ya. Agak-agak mirip Bandung dipadu dengan Makassar“. Lalu sisi penasaran saya keluar ketika di mana-mana gambar buah nanas dan naga terpampang di sana sini. Ternyata, Bau-Bau memiliki filosofi yang bisa dihubungkan kepada nanas dan naga tersebut.

Bau bau Sulawesi Tenggara Pulau Buton (4)

Rumah petinggi di Bau-bau

Buah nanas dapat tumbuh di mana saja. Apakah itu di daerah berpasir, berbatu, ataupun dalam iklim yang bagaimanapun. Ini menyimbolkan masyarakat Buton dapat beradaptasi di mana saja. Nanas juga punya daun berduri yang berarti Buton punya kekuasaan yang tak dapat sembarangan diganggu. Meski demikian, nanas memiliki daging buah yang manis dan segar, pertanda bahwa orang-orang Buton walau punya kekuasaan, namun baik hatinya.

Bau bau Sulawesi Tenggara Pulau Buton (2)

Pineapple is a badass fruit!

Keren banget yes arti dari icon nanas yang terpampang di sini. Lalu, apa artinya naga? Ketika ngobrol-ngobrol dengan sopir Bentor yang saya tumpangi, ia bercerita bahwa naga dikenal sebagai binatang yang sakti serta cerdas. Ini melambangkan kerajaan Buton yang pernah berkuasa dan juga memiliki kecerdasan seperti naga. Hasedaaap..

Bau bau Sulawesi Tenggara Pulau Buton (1)

Monumen Naga Pantai Kamali

Itulah arti dari dua icon kota Bau-Bau tersebut. Jadi, jangan heran jika rumah-rumah warga di sana dipenuhi dengan gambar naga dan nanas. Biar tidak penasaran, siapkan waktu kamu untuk bersilaturahim ke Bau-Bau kota yang semerbak!

Notes:

  1. Mau berfoto dengan gambar naga yang besar dan matanya merah menyala? Datanglah ke Pantai Kamali.
  2. Jika ke kota ini dari Pelabuhan Raha,naiklah kapal cepat Cantika dengan harga sekitar Rp 70 – 80.000. Raha menuju Bau-bau dapat ditempuh hanya dengan waktu 1-1,5 jam
  3. Ingin perjalanan paling nyaman menuju Bau-bau? Naik pesawat dari Makassar, kurang lebih 45 menit, dengan harga Rp 350 – 450.000 dengan Lion Air atau Express Air.
  4. Alternatif lain menuju Bau-bau dengan jalan laut ialah naik kapal cepat dari Kendari seharga Rp 120 – 150.000 dengan sedikit “digoyang” di laut selama 6 jam.

30 thoughts on “Makna Tersembunyi Di Balik Naga dan Nanas Kota Bau-Bau

  1. Tina Latief says:

    sampai sekarang aku masih bertanya-tanya hewan naga itu ada sungguhan ataukan cuma dongeng. Tapi kalau lihat banyaknya icon-icon produk atau simbol wilayah jadi berpikir kalau naga itu ada sungguhan..

    buat masyarakat di Bau-bau naga itu beneran ada ngga ya…

    1. titiw says:

      hihihi. Aku sih inginnya percaya ya.. I do believe in fairytales. Bayangin di Cina tempo dulu ada naga2 terbang.. seruuu.. :))

    2. cino says:

      jaman dulu pulau buton punya naga beneran, yg di sebut naga trbang, dan buah nenas tuh tempat belindungnya naga

      1. titiw says:

        Mantap trivianya!

      2. Idyn says:

        Bkn naga terbang konon namany lawero

        1. titiw says:

          Waaah, barutau. Terima kasih infonyaa

  2. rasehaM says:

    Ada pengaruh kebudayaan Cina gak sih kak? Karena budaya asli Indonesia kayanya gak kenal naga deh, kenalnya mungkin rajawali raksasa yang bisa ditunggangin.

    1. titiw says:

      yang jelas muka2 orang pulau buton ini kebanyak kayak muka2 orang ambon. Rajawaaliiiii.. indosiar doong.. -__-“

    2. cino says:

      baubau memang ada naga terbangnya pada zaman dulu, dan memilik negara tesndiri yg di sebut negara buutuni, pada thn 1961 brgabung dgn negara indonesia

      1. titiw says:

        Huwoooww apakah ada dokumentasi tercetak (foto) tentang naga ini?

  3. Fahmi says:

    Eh, kirain karena bau bau penghasil nanas :| makanya dia pake logo nanas :p, ternyata ada artinya ya kaka ^^

    1. titiw says:

      Nah, aku malah baru tau kalo emang bau-bau penghasil nanas. Emang iya ya? x)

  4. cino says:

    baubau dgn di kenal negara butuuni dan tdk prnah di jaja, hanya tdk di kenal di banyak negara, negera yg kenal kalau ada negara butuunk trmasuk belanda, cina, korea, india, jepang, tdk sprti indonesai yg masih presiden sukarno brkunjung ke nagara butuuni untuk memnta brgabung dgn negara indonesia

    1. titiw says:

      Ini maksudnya bau-bau nama dulunya adalah negaraa butuuni?

  5. Zalmin says:

    yang saya tahu buton itu dulu sebuah negara yang berdaulat dan kalau dikitab kerajaan majapahit dikenal dengan negeri para resi (masih kepercayaan hindu budha), setelah masuk islam maka berubah kerajaannya dgn sistem kesultanan

    1. agungpratama says:

      Wah. Hebat” yah comen.x kk’ semua.. gini loh kk. Yang saya tau tentang buton. Pulau buton memiliki raja pertama yg di beri gelar wa kaa kaa. Rajax ini adalah seorang putri raja dari kerajaan cina. Raja buton jga ini masih keturunan raja cina dlu. Dia di nobatkan sebagai raja oleh 6 orang yang pertama datang di buton yg d kenal dng sebutan “mia patamiana ” , simbol naga buton masih ada hbungannya dengan cina ..

      1. titiw says:

        waaaa makasih masukannya ya kakaaak :D

    2. titiw says:

      Terima kasih atas infonya :)

  6. Hamba Allah Swt says:

    Naga di pulau buton di duga di bawa oleh tokoh Asia Timur.Orang Buton Percaya Bahwa Ratu Pertama itu Adalah Anak Kaisar China Kublai Khan yang Ikut dalam Ekspedisi Balam dendam di Singhasari.Ratu Wa Kaa Kaa di duga datang Dengan Panglima Perang Gao Xing yang menyamar menjadi Dungku Cangia.Di Buton itu Paras Mukanya Bermacam-macam ada yang Khas Asian,Eropa,Melayu,Arab dll.

    1. titiw says:

      Terima kasih atas masukannya mas Dwiki..

  7. Iwan says:

    Satu lagi..Dulu kami di Buton punya mata uang sendiri. Namanya “Kampua”
    http://nasional.kompas.com/read/2010/10/05/14541150/uang.kampua.sistem.pembayaran.dari.buton

    1. titiw says:

      Terima kasih masukannya pak Iwan :)

  8. adnab says:

    simbol dari naga yg artinya orng cina pernah memimpin kerajaan dibuton

    1. titiw says:

      Hoo barutau. Thanks infonya :)

  9. Amin says:

    Sya jga pernah ke bau2 tpi belum sempat lihat semua isi kraton hax sebagian

    1. titiw says:

      Datang ke Kraton mana kak? Yang benteng wolio?

  10. Obat Tipes Alami says:

    Waaah bagus sekali ya saya mau ke bau bau besok hari kami (4 mei 2017)… terimakasih udah share pengalamannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now