Titiw Inside

Instastory: Cerita Pejalan Di Balik Pigura

Wednesday, 3 December 2014

instastory-new-balance-titiw

Foto selalu merupakan bagian penting dari sebuah perjalanan yang dapat melengkapi keseluruhan cerita. Sebagai blogger slash traveler, terkadang yang membuat saya menunda untuk memutakhirkan blog ini adalah sulitnya memilih beberapa dari ratusan (bahkan ribuan) foto-foto yang saya jepret dalam sebuah petualangan. Untuk itu, ijinkan saya untuk membuat sebuah tema tulisan yang akan saya naikkan di blog ini secara mingguan, bertajuk INSTASTORY.

Niatnya sih biar tetap ada cerita di titiw.com meski dengan memakai 1 foto saja. Foto-foto akan diambil dari Instagram saya, dan dari foto itu akan saya jelaskan cerita di balik gambar tersebut. Instastory ini bisa diartikan cerita yang instant, atau foto di instagram yang memiliki cerita. Sedikit mirip dengan Weekly Photo Challenge yang sempat bercokol di sini beberapa waktu lalu. Namun kalau itu temanya dari WordPress, kali ini tidak ada tema tertentu, yang jelas (insya Allah) akan diupdate setiap hari Rabu. Boleh juga kalo temanya direquest dari kalian pembaca titiw.com yang budiman. :) Tanpa berpanjang kalimat, berikut adalah Instastory yang pertama!

 

That Dusty Sneakers

I’m a person who always wear sneakers throughout the trip. Besides being comfy, sneakers are also good for my injured knee. When I happened to visit Belitung, I saw a bunch of school kids wearing various sneakers. Nike, Reebok, Converse, Spotec, some local brands, and.. New Balance. There was a time when I was the only kid in class who wore New Balance, while the others wore Airwalk.

In my lousy memory, it’s an embarrassing moment to wear that pair of NB (only God knows why). Until the day I got the best score in athletics wearing that ol’ pairs. That’s the time I’ve finally understood that it’s not the shoes, it’s the power of your own feet that matters. But the shoes can help you going higher if you use ’em right. Same with life, It’s not the gadget nor money nor fancy car you have. But can you use them to make you a useful person for yourself or even for your surroundings? Since then, the image of that dusty sneakers still lingers brightly on my mind..

4 thoughts on “Instastory: Cerita Pejalan Di Balik Pigura

  1. rasehaM says:

    SD aku lupa. SMP sebelom gaul pakenya Ogan (sepatu lokal berbahan canvas modelnya pendek item putih) bahkan dulu pernah ditaksir cw kelas sebelah dan dikasih nickname ‘Ogan’. Setelah ngerti merk, pakenya Converse pendek item-putih, maklum SMP negeri.

    SMA pakenya Converse pendek full item krn peraturannya kudu sepatu yg warna item with no single tiny other color allowed. Somehow, cepet bgt robek di sudut sepatu samping kelingking. Akhirnya pake Bata sepatu kungfu full item.

    Now you said that you were embarassed using a pair of sport and colorful shoes?!

  2. titiw says:

    Wahaha.. that’s when i was in junior high! That’s why I stated “only god knows why” karena aku sendiri lupa kenapa malu pake itu. Hahahaha.. ini bukan gambar sepatu benerannya. Dulu warnanya abu2 bluweg yg udah bladus. Dan sepatu second yg aku beli dari temen. :))

  3. Michael says:

    “That’s the time I’ve finally understood that it’s not the shoes, it’s the power of your own feet that matters. But the shoes can help you going higher if you use ‘em right. Same with life, It’s not the gadget nor money nor fancy car you have.” pas baca, makes me nyuhhhh.. Nice quote. :D

    1. titiw says:

      Makasih kaaak :”)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now