Traveling

Instatory: Menjenguk Tuanku Imam Bonjol

Wednesday, 21 January 2015

Sudah sebulan saya vakum dalam menulis “Instastory” yang seharusnya terbit di hari Rabu setiap minggunya. Entah karena pas dengan deadline tulisan lain, ataupun karena mut menulis muncul dengan kagetan di hari lain. Namun saya tidak terlalu merasa “bersalah” karena inti dari Instastory memang agar mendorong saya menulis lebih banyak. Tapi ketika tulisan saya cukup rutin diunggah di blog, maka tidak masalah toch? Ah, abaikan saja alasan demi alasan yang tak ada juntrungannya itu. Pada Instastory kali ini, saya ingin berbagi sebuah foto yang saya abadikan saat saya bertamu ke Ibukota Sulawesi Utara, Manado. Sudah tersurat lah ya foto apa yang saya tampilkan? Ya. Foto sebuah makam.

Meskipun lahir di Sumatera Barat, pahlawan nasional kita Peto Syarif ibnu Pandito Bayanuddin yang lebih dikenal dengan gelar Tuanku Imam Bonjol, meninggal di Manado. Ia meninggal di pengasingan di usia yang cukup sepuh, yaitu 80 tahun. Makamnya terletak di kecamatan Pineleng, kabupaten Minahasa. Sekitar 10 km dari Manado kota. Untuk masuk ke makam ini tidak ada guide ataupun tiket masuk, hanya saja ada kotak sumbangan seikhlasnya. Di sisi luar makam, suara bising berkumandang dari speaker masyarakat setempat yang masih merayakan keriaan tahun baru. Namun ketika masuk lebih jauh menuju pondok kecil yang menaungi makam, pohon rindang dan tulisan arab yang dilukis di dinding menyambut kita. Damai rasanya. Ahh.. Assalamualaikum, Tuan.

“A hero’s final resting place is not always on the field with bloods everywhere. Sometimes it’s in a serene place surrounding by shady trees. May the force be with you, Tuanku Imam Bonjol.”

Gandaria, 21 Januari 2015

6 thoughts on “Instatory: Menjenguk Tuanku Imam Bonjol

  1. rasehaM says:

    Nda dicerita sikit sejarahnya?

    1. titiw says:

      Maksudnya sejarah Imam Bonjol? Ini kan Instastory, sedikit cerita di balik satu foto. :D

  2. wahyu says:

    Jadi pengen bikin instastory gitu ya :D

    keren kak..

    1. titiw says:

      Ini mah bisa2nya aku aja biar ngeblognya gak terlalu males. x)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now