Traveling

Terlena Pesona Pulau Hoga

Tuesday, 8 December 2015

Pulau Hoga Titiw (2)

Tidaklah afdol rasanya jika kamu melakukan perjalanan ke Wakatobi – Sulawesi Tenggara, namun tidak bermalam di penginapan Pulau Hoga. Mengapa? Karena Hoga memiliki pasir putih, langit biru, pantai keren, komunitas yang asik dan sunset yang menakjubkan! Sekadar share, Wakatobi ini adalah kepulauan yang dulu dikenal sebagai kepulauan Tukang Besi, terdiri dari empat pulau utama yang membentuk singkatan Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Hoga dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam jika naik kapal cepat yang bertolak ke Kaledupa dari Wanci seharga Rp 10.000. Oh ya, perjalanan saya ke Pulau Hoga ini adalah akhir tahun 2011, jadi bisa saja harganya sudah menyesuaikan ya. Di tengah-tengah perjalanan, kamu bisa melayangkan pandangan kepada suku Bajo yang tersebar di sana. Ketika hampir sampai di Kaledupa, penumpang kapal yang punya destinasi ke Pulau Hoga akan dijemput di tengah laut oleh sebuah kapal kecil yang menjemput tamu penginapan untuk ke Hoga. Perasaan bahagia membuncah ketika kapal mendekati pulau yang memiliki pasir putih dan air yang betul-betul jernih. Inilah Hoga, salah satu kekayaan negeri kita tercinta, Indonesia.

Pulau Hoga

Penginapan Pulau Hoga

PUlau HOga

Cristal clear water!

Ternyata, pulau Hoga sudah hampir 20 tahun dikelola oleh Operation Wallacea dari Inggris yang concern dengan konservasi terumbu, habitat, dan segala ekosistem dan kekayaan laut. Hal ini terlihat dari banyaknya papan pengumuman dan fasilitas yang difokuskan untuk turis ataupun pelajar asing. Namun sudah beberapa tahun terakhir penginapan dan segala fasilitasnya dikelola oleh masyarakat setempat, bukan dari pihak Inggris lagi.

Pulau Hoga di Wakatobi memang bukanlah pulau yang besar. Penginapannya juga bukanlah salah satu yang mewah. Namun sarana di dalamnya tidak kalah dengan penginapan pada umumnya. Diving center, tempat makan yang mumpuni, bahkan ruangan untuk seminar. Orang asing juga tidak akan menemui kesulitan, karena banyak petunjuk-petunjuknya yang berbahasa Inggris.

Pulau HOga

Tempat makan bersama

Penginapan di sini adalah milik masyarakat setempat yang dikelola Wallacea. Sangat menarik, karena hal ini berarti pemberdayaan bagi masyarakat sekitar. Penginapan berupa rumah panggung, dengan air tawar dan listrik yang terbatas. Fasilitas lain antara lain adalah ranjang berkelambu, dan toilet yang “minimalis”. Saat kami ke sana, Pulau Hoga menjadi tempat penyuluhan WWF untuk para nelayan. Leyeh-leyeh? Juara banget dilakukan di sini. Saya aja sampe terlena untuk bobok siang di bale-bale beralas bambu di bawah pohon rindang setelah makan siang. Ah.. Nikmatnya traveling tanpa visi misi. Hihi..

Pulau Hoga

Penginapannya syahdu.. :’)

Pulau Hoga

Leyeh-leyeh asoyy

Tidak hanya menawarkan penginapan, pulau Hoga juga terlihat sangat siap dengan penyediaan alat-alat selam. Saatnya kak Nunuk dan Oke yang jadi partner ngetrip saya beraksi dengan alat-alat tersebut. Bagaimana nasib saya? Yaaah.. Sebagai anak yang baru bisanya snorkeling doang kala itu ya saya di permukaan aja deh snorkel-snorkel sendiri.

Pulau Hoga

Pasukan siap tempur!

Tapi you know what? Di permukaan aja koralnya cakep-cakep dan sehat! Gemana pemandangan yang kak Nunuk dan Oke lihat di bawah sana ya? Selesai olahraga air di kala matahari nyolot, hari indah itu saya tutup dengan melewatkan saat-saat matahari terbenam di dermaga Hoga. Hati-hati dada sesek, karena pemandangannya dapat membuat napas kamu tertahan sangking indahnya.

Pulau Hoga

Di sini perdana berani snorkeling tanpa pelampung. Yay!

Sunset pulau hoga

<3

Notes:

  1. Jika ingin menginap dan diving di sini, hubungi Pak Jufri di 0853 9530 3393. Telpon minimal sehari sebelum kedatangan agar penginapan dan kapal jemputan dapat dipersiapkan.
  2. Harga penginapan Rp 175.000/orang/malam, sudah termasuk makan 3x
  3. Persiapkan anti nyamuk yang cukup meskipun ranjang sudah diberi kelambu
PUlau Hoga

Happy traveling! :)

7 thoughts on “Terlena Pesona Pulau Hoga

  1. Adiitoo says:

    Berat nggak waktu mau meninggalkan pulau Hoga? Cakep kayak gitu pemandangannyaaa

    1. titiw says:

      Berat kaaaak.. Tapi mau ke sini lagi berat di ongkos.. :’))

  2. Elfa Viona says:

    Keren mba pantainya, tapi bingung juga liburan pas cuti udah abis :D

    1. titiw says:

      Sedih kaaaak :’)

  3. anjumfz says:

    cakep pulaunya, jadi pingin kesana….semoga tahun ini bisa kesana, amin

  4. keren bgt lautnya,,,
    karangnya sampai keliatan gitu dari atas
    pasti tenang bgt otak klo tinggal disini

  5. Wisatalah says:

    Wah mantap jiwa nih pulau hoga. Kerennya selevel ama Pulau Labengki. Boleh banget nih kesini pas lagi liburan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Latest

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now