Motherhood

Pilih Imunisasi Di RS atau di Puskesmas?

Friday, 21 October 2016

imunisasi campak puskesmas

Minggu ke-2 Oktober adalah saatnya Sherpa imunisasi campak yang pertama, di usia 9 bulan. Selama ini setiap vaksinasi selalu dilakukan di RSIA Bunda Aliyah yang seencrut jaraknya dari rumah atau RS Karunia Kasih deket rumah Eyangnya. Pernah juga sekali ke Bidan Jamil di Pondok Kelapa.

Tapi setelah saya pikir-pikir, suntik campak adalah imunisasi dasar yang disubsidi pemerintah. Sehingga nggak ada salahnya nyobain vaksinasi di Puskesmas. Kemarinnya udah ke Posyandu untuk suntik, tapi ternyata Posyandu di RW saya tidak melakukan imunisasi, cuma nimbang badan dan dikasih bubur dan susu.

Kebetulan Puskesmas di deket rumah saya di Pondok Bambu itu memiliki jadwal imunisasi 1x seminggu yaitu setiap hari Rabu. Jadi kalau kita datang Kamis ya nggak ada jadwal/gak bisa suntik.

Pas dateng, saya gak antre dan cuma nulis kertas berisi nama anak nama ortu dan apa tujuannya ke ruang Bidan. Ya saya tulis tujuannya imunisasi campak. Di ruangan, Sherpa ditimbang dan dihitung panjang badannya oleh bidan. Eh apa dokter ya itu? Yang jelas kemaren saya manggilnya “Dok”. Hamdalah beratnya naik jadi 8,2 kg setelah berbulan-bulan bercokol di angka 7 koma terus. Tingginya juga naik, dari 69 cm di bulan lalu menjadi 72 cm.

Saya perhatikan suntikannya baru, dan saya diminta untuk memangku dan memegang kepala Sherpa. Abis itu dienjus deh. Doski telat nangis, pas udah dikasih kapas baru nangis. Nangisnya 2 detik aja makasih. Selepas nyuntik, saya diminta beberapa biodata dan menandatangani selembar kertas yang intinya berisi kalo saya setuju atas pemberian vaksin campak di Puskesmas tadi.

vaksin campak puskesmas

Encus!

Nah sebenarnya apa sih bedanya imunisasi di Puskesmas di Rumah Sakit? Coba kita kupas satu-satu:

Imunisasi di RS:

  • Vaksinnya cukup lengkap, dari vaksin dasar hingga vaksin-vaksin tambahan seperti MMR, influensa, dll
  • Harganya lebih mahal karena tidak disubsidi pemerintah
  • Vaksin di RS biasanya impor, satu kemasan untuk satu anak
  • Operasional RS lebih mahal daripada di Puskesmas
  • Ada harga administrasi dan biaya dokter di luar harga vaksin
  • Kita harus aware dan tanya-tanya siapa distributor vaksin karena bukan dari pemerintah

Imunisasi di Puskesmas:

  • Hanya tersedia vaksin dasar yaitu: bcg, dpt, polio, hepatitis B, campak
  • Murah atau bahkan gratis karena disubsidi pemerintah
  • Vaksin di Puskesmas kemasannya bisa 1 untuk banyak anak. Pantas Puskesmas cuma terima vaksinasi 1 hari seminggu.
  • Operasional di Puskesmas tidak semahal RS
  • Tidak ada biaya tambahan seperti biaya dokter
  • Udah pasti vaksinnya asli karena langsung dari pemerintah

Baca juga: Polemik Vaksin Palsu: Anda Pro atau Anti Vaksin?

Udah jelas yaaa apa bedanya? Nah selain beda imunisasi di RS dan Puskesmas, saya juga mau share tips dan tata cara kalo mau imunisasi di Puskesmas nih:

  1. Cari tahu jadwal imunisasi Puskesmas deket rumah kamu sehingga bisa menyocokkan dengan jadwal imunisasi si kecil
  2. Siapkan uang. Kemarin saya bayarnya 2000 rupiah kalo ga ada BPJS, gratis kalo ada BPJS. Tapi di beberapa puskesmas lain bener-bener gratis.
  3. Gak usah dateng terlalu pagi, karena malah rameee banget. Saya dateng jam 10.20 cuma antre 1 orang.
  4. Usahain anak sudah makan kenyang sebelum imunisasi
  5. Kadang bidan/dokter menyarankan untuk minum obat penurun panas. Jaga-jaga supaya anak gak demam pasca disuntik. Tapi kalo menurut temen saya yang dokter juga, KIPI (Kejadian Ikut Pasca Imunisasi) nggak selalu muncul. Jadi tunggu anaknya demam aja. Terserah buibuk lebih nyaman yang mana. Kalo Sherpa nggak saya kasih dan hamdalah nggak anget badannya.
  6. Jangan lupa bawa buku tumbuh kembang anak yang di dalamnya tercatat segala imunisasi apa saja yang sudah dia dapet. Nanti sih di puskesmas kita dibikinin kartu kesehatan juga. Tapi buku tersebut (yang biasanya dari dokter) tetep wajib dibawa supaya bu bidan liat sudah pernah vaksin apa saja. Jangan sampe ilang karena bakal diperluin ketika anak nanti masuk TK/SD. Buat yang antivaksin, jangan sampe anaknya susah masuk sekolah karena gak punya data-datanya ya.

Sekian sharing hari ini. Kalo kamu, lebih sreg suntik anak di RS, bidan, atau Puskesmas nih? Sharing dong di bawah. :D

7 thoughts on “Pilih Imunisasi Di RS atau di Puskesmas?

  1. Swastika says:

    Aku dulu imunisasi anak di BKIA Tiw… balai kesehatan ibu & anak. Ini masuk kategori RS atau Puskesmas ya?
    Utk imunisasi petugasnya ada bidan dan suster. Utk periksa kehamilan dan kesehatan anak sih Ada dokter juga tapi hanya standby utk kasus2 yg butuh penanganan dokter.
    Seingatku biayanya juga murah…

    1. titiw says:

      Nah, aku malah barutau nih ada namanya Balai Kesehatan Ibu dan Anak. Nanti cari-cari deh di Jakarta Timur ada gak yaaa.

  2. Raseham says:

    Moi jangan lupa Marein divaksin Influenza ya Senin. Maicih.

    1. titiw says:

      Katanya bulan depan sahaja

  3. Bieb says:

    Raya sama Sophia diimunisasinya ga di RS ataupun Puskesmas. Tapi ke klinik dokter anak yang juga dokternya suamiku waktu kecil (kebayang dong tuanya itu dokter. hahahaha). Soal harga, yang pasti lebih murah dari RS.
    Kenapa ga di puskesmas? Karena Puskesmas hanya buka di hari kerja. Begitupun dengan posyandu.
    Tapi untungnya pas di Kemayoran, Posyandunya hari Sabtu, jadi waktu pemberian Vit. A bulan Maret lalu ke Posyandu.
    Bener kata dirimu mba’.klo disubsidi sama Pemerintah, ga ada salahnya nyobain :D

  4. Bieb says:

    Raya sama Sophia diimunisasinya ga di RS ataupun Puskesmas. Tapi ke klinik dokter anak yang juga dokternya suamiku waktu kecil (kebayang dong tuanya itu dokter. hahahaha). Soal harga, yang pasti lebih murah dari RS.
    Kenapa ga di puskesmas? Karena Puskesmas hanya buka di hari kerja. Begitupun dengan posyandu.
    Tapi untungnya pas di Depok, Posyandunya hari Sabtu, jadi waktu pemberian Vit. A bulan Maret lalu ke Posyandu.
    Bener kata dirimu mba’.klo disubsidi sama Pemerintah, ga ada salahnya nyobain :D

    1. titiw says:

      Nah, selama ini aku juga di RS karena Puskesmas buka weekdays padahal bapake kan mau ikut liat anaknya diencus juga. Hahahhaa.. Iya, klinik lebih urah karena gada biaya administrasi nan jelimet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now