Titiw Inside

Langkah-langkah Penambahan Nama di Paspor

Monday, 3 April 2017

Penambahan 3 kata paspor

Imigrasi oh imigrasi. Mendengar namanya saja terkadang langsung membuat hati terasa berat. Kebayang harus bolak-balik, bawa segala dokumen yang sudah dicek dan ricek namun masih salah-salah juga. Seperti pengalaman saya 2 tahun lalu yang sudah didraft di blog, tapi malas sekali untuk diteruskan karena terlalu lelah. Tapi apa boleh buat, saya tetap harus bergegas mengunjunginya karena harus menambahkan nama di Paspor. 

Muasal penambahan nama di Paspor karena saya ingin Umroh akhir bulan ini, dan nama di Paspor masih dua kata. Sedangkan untuk umroh/haji, nama kita yang tertera di dokumen tersebut haruslah tiga kata. KATA, bukan SUKU KATA. Kalo kamu belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar, suku kata itu ialah penggalan kata. Misalnya nama saya Rahmayanti Akmar, itu katanya ada dua dan jumlah suku katanya ada enam. Rah-Ma-Yan-Ti-Ak-Mar. JELAS, SAUDARAAA?

Kenapa sih harus menambahkan nama? Memang kalau 2 kata saja tidak boleh? 

Ini untuk memudahkan dokumentasi dan kalau ada apa-apa akan gampang dilacak. Apalagi kalau nama kamu generik macem Adi atau Dian. Misalnya: Nama saya kan Rahmayanti Akmar. Dari jutaan orang yang ada di Makkah atau Madinah, ternyata ada yang namanya sama dengan saya! Maka ketika nambah nama belakangnya Yasin, kemungkinan nama sama jadi kecil dan memperkecil pula terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Nama siapa yang bisa kita tambahkan? 

Kalau kamu seorang istri, mungkin berpikir bahwa nama ke-tiga adalah nama suami. Namun, di formulir penambahan nama pilihannya hanya dua: Mau pakai nama Ayah atau nama Kakek. Saya memilih nama Ayah karena nama ke-dua saya sudah ada unsur nama Kakek.

Di mana bisa melakukan proses penambahan nama?

Surprisingly: Di tempat kamu terakhir membuat paspor. Kenapa saya bilang surprise? Ketika kita sudah bisa membut paspor baru atau memperpanjang paspor di cabang mana saja, kenapa giliran “hanya” menambah nama harus di tempat tertentu? Padahal kan sistemnya sudah online. Petugas imigrasi sempat bilang bahwa karena saya tercatat di cabang Pondok Pinang, maka saya harus ke sana. Padahal sudah capek-capek ke imigrasi Jakarta Timur yang dekat rumah.

Akhirnya saya pergi ke Pondok Pinang dimana saya memperpanjang paspor 2 tahun yang lalu. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, saya disuruh pulang lagi! Katanya, kalau mau perpanjang nama harus di kantor imigrasi pusat alias di Mampang. Laaah, jelas-jelas saya bikin di situ masa harus pindah lagi? Rugi waktu dan uang nih udah bolak balik. Lagian siapa suruh juga line telpon gak ada yang angkat? Jadi gak bisa nanya-nanya dulu kan?

Untunglah berbekal kelakuan reuuus, muka melas dan baik-baikin petugas, akhirnya sang petugas luluh juga. Saya diminta memberikan dokumen-dokumen yang wajib diberikan, dan disuruh datang 3 hari mendatang. Tuh kan, kalau harus mudah dan bisa kenapa dipersulit?

Jadi proses penambahan nama 3 hari?

Ya, tapi waktu disuruh dateng ambil Jumat, saya datengnya hari Senin. Biar yakin udah jadi bener-bener tanpa harus disuruh bolak balik lagi. Bisa diambilin orang lain sih, tapi harus bawa surat kuasa kalau orang itu berhak untuk ngambil paspor kamu.

Baca Juga: KKP Tanjung Priok: Tempat Tercepat Suntik Meningitis Untuk Umroh

Dokumen wajib bawa: 

  1. Paspor asli yang masih berlaku
  2. Fotokopi paspor yang masih berlaku (1 lembar). Fotokopi bagian depan yang tampak foto, dan bagian belakang yang ada alamatnya, di dalam 1 halaman yang sama. Kertas A4, tidak perlu digunting
  3. Fotokopi KTP (1 lembar). Kertas A4, tidak perlu digunting
  4. Fotokopi Kartu Keluarga terbaru. Di dalam KK saya tidak ada nama Ayah, namun tetap bawa saja.
  5. Surat rekomendasi dari Travel Umroh/Haji. Yang menyatakan bahwa memang benar kalau kamu adalah jemaahnya yang berangkat di tanggal tertentu
  6. Formulir surat permohonan penambahan nama dengan meterai. Ini dijual di koperasi kantor Imigrasi, kemaren saya beli Rp 8.000 udah ditempel meterai.

Tips dari saya: 

  • Pas nyampe imigrasi, langsung tanya bagaimana kalau mau urus perpanjangan nama. Antriannya beda sama orang yang bikin atau perpanjang paspor. Jangan karena gak mau nanya jadi ikutan antre lama.
  • Jangan ngotot sama petugas imigrasi, makin ngotot makin ngamuk, malah dicuekin. Kalo kamu ada yang salah, tanya sesopan mungkin apa yang kurang dan apa yang bisa dilakukan dengan cepat
  • Minta tanda terima bahwa paspor kamu sedang dikerjakan di sana. Kalo bisa minta juga nomor HP petugas yang berhadapan langsung sama kamu.
  • Nggak usah dateng terlalu pagi. Saya dateng jam 1 siang tetep dilayanin kok. Kalau terlalu pagi mereka masih riweh sama orang banyak. Kalo agak siang orang-orang udah pada pulang dan petugas udah kenyang. :D
  • Jika kasusnya adalah mau mengganti paspor karena sudah habis masa berlakunya, maka pada saat pergantian paspor langsung saja minta penambahan nama. Sehingga tidak usah bolak balik untuk menambah nama lagi.
  • Tidak ada biaya untuk penambahan nama ini alias gratis. Kalau sudah terima paspor barunya, cek di halaman penambahan nama saja dan berikan senyuman termanis semanis gula ilegal untuk para petugas di sana
  • Mahe pernah perpanjang paspor dan request untuk dikirimkan via pos. Saya kemarin gak nanya, tapi worth to try, sehingga gak bikin kita harus ijin dari kantor kaan?
  • Kalo punya anak, langsung ajalah kasih dia 3 nama biar gak ribet!

Sudah jelas lah yaaa? Semoga proses penambahan namanya untuk Haji ataupun Umroh atau apapun itu lancar tanpa ada suatu kendala apapun ya. Good luck people!

© Image

21 thoughts on “Langkah-langkah Penambahan Nama di Paspor

  1. Raseham says:

    Tujuan penamaan Rayn Sherpa Mahesar sesungguhnya adalah supaya tidak ada prosesi tambah kata di paspor ya.

    1. titiw says:

      betul betul betul! Hahahahaha.. Hamdalah nanti gak ribet deeeh x)

  2. Fahmi says:

    untung si bocah udah pake 3 kata namanya~ amaan :D

    1. titiw says:

      Aku pikir Caraka itu nama depannya beneran Kelana loh. :))

  3. Vina says:

    Nice info, Gan!
    Btw, Rahmayanti Akmar itu 6 suku kata, Kak :)

    1. titiw says:

      DARN SALAH TULIS. BRB EDIT!

  4. Aku juga punya pengalaman banyak sama Imigrasi (urus-urus dokumennya Nico) :) Tapi semakin kesini pelayanannya semakin ok. Salah satu pelayanan publik yang memuaskan.

  5. Lulu says:

    Gw ngurus di imigrasi mampang sehari jadi, Tiw. Isi form dan bikin appointment online dulu. Dateng serahin berkas, tunggu, voila!

    1. nanie says:

      apakah prosesnya sama ya?pengen tau yang bisa sehari jadi kak…prosesnya bagaimana ya?terimakasih sebelumnya karena sya butuh penyelesaian cepat

      1. titiw says:

        Tergantung kali ya mbak. Coba aja dateng agak cepet. Bilang kalo butuh cepet. Siapa tau bisa sehari. Good luck!

    2. titiw says:

      Wah kok isoo? Kamu yang minta sehari atau gemana lu?

  6. Makasih infonya kaak.. Sungguh sangat berfaedah. Berarti kalau Aenul bikin pasport harus nambahin nama bapaknya..

    1. titiw says:

      Bettuuul! Sama2 kaaaakkk.. Senang bisa membantu! :D

  7. Anty says:

    Kalo tinggal di luar Indonesia, bisa ke KBRI, Tiw.. bawa passport buat legalisir sama ada dokumen harus diisi, kalau waktu itu gw di KBRI KL bayar RM 70 atau sekitar IDR 210.000. Mereka bisa bantu walaupun buat passportnya di Indonesia.

    1. titiw says:

      Waah, barutau nih. Thank you informasinya neng. Kamu kerja di mana sih btw?

  8. Bieb says:

    Tips yang terakhir bener banget tuh. Dan sepertinya info soal itu kayanya sudah sangat menyebarluas. Makanya anak2 sekarang jarang yang punya nama kurang dari 3 kata (Eh..klo Emak Bapak nya aware sih). Hehehe.
    Btw…Pasporku habis dari th 2015, dan blm diperpanjang sampai sekarang. Cukup perpanjang aja atau musti bikin baru ya, ka’?

  9. seharusnya sih cepet ia kalau ada penambahan nama gini, tapi terkadang kalau di daerah masih rumit harus nunggu ini dan itu, …

  10. krim wajah paling aman says:

    iya bisa di mengerti untuk permudah pelacakan saja

  11. Rry Rivano says:

    Alhamdulillah nama anak dan nama saya sudah 3 kata, lalu teringat suami namanya masih 2 kata. Bhay…

  12. Hanny says:

    oh wow. baru tahu soal nama yang harus jadi 3 kata ini.
    berguna. nama pasporku masih 2 kata hahaha.
    mungkin nanti ditambah kalo perpanjang :’D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now