Traveling

9 Langkah Menghindari Penipuan Biro Travel Umrah

Thursday, 8 June 2017

“Ihhhh tahu gak sih, mertua gue udah sampe Cengkareng dan mau naik pesawat, ternyata VISA umrahnya gak keluar dong! Apa kurang sodakoh yaak?”

“Udah 1 tahun lebih nyokap belum berangkat-berangkat Umrah nih, katanya sih kalo bayar murah emang begini caranya, nggak jelas keberangkatannya.”

“Dijanjiin hotel yang depan Masjid, ternyata penginapannya kayak kos-kosan. Jauhhhh banget dari Masjid sampe bikin kaki bengkak! Gak sesuai sama yang dijanjiin!”

​Sebelum Umrah, saya kerap kali mendengar layanan Tour dan Travel Umrah/Haji yang mengecewakan seperti kalimat-kalimat di atas. Dari janji-janji yang tidak ditepati, tanggal keberangkatan yang tak pasti, akomodasi yang tidak mumpuni, hingga jamaah yang ngamuk karena tak kunjung pergi.

Hamdalah perjalanan Umrah saya bersama suami selama 9 hari di bulan April lalu terhitung lancar. Memang ada sedikit kekurangan di sana sini namun bukan sesuatu yang major sehingga tidak membuat kami kecewa. Overall pengalaman kami memakai layanan Tour Umrah bernama Kanomas Arci Wisata cukup ok. 8/10.

Lalu bagaimana sih tips agar tidak “tertipu” perusahaan travel Umrah? Berikut beberapa langkah yang saya telaah beberapa bulan ini berdasarkan pengalaman sendiri, pengalaman teman, dan juga beberapa berita yang beredar.

1. Jangan tergiur iming-iming harga murah

Secara logika, biaya umrah yang bisa dibilang “Paket Promo” sekarang ini sekitar 18-21 juta untuk bintang 3, dan 23 sampai 25 juta ke atas untuk bintang 5. Akan lebih mahal lagi kalau ada tour ke negara-negara tetangga atau jika umrahnya berlangsung di bulan Ramadan. Jadi kalau sampai ditawarkan di bawah 15 juta, apalagi yang ada embel-embel investasinya, silakan curiga. Lagian, kita kan mau investasi akhirat, bukan investasi dunia. Serrrrr…

2. Biaya Ghaib

Keseluruhan harga yang kita bayar seharusnya sudah termasuk manasik, akomodasi, transportasi, VISA, city tour, guide (muthawif), asuransi, dan peralatan. Tapi tidak termasuk vaksin meningitis dan mengurus nama paspor menjadi tiga kata. Jika ternyata saat kita bayar ada biaya-biaya tambahan “Tapi ini belum termasuk guide”, “Nanti transportasi city tour berbeda lagi ya bu”, mending milih Travel lain. Emang kita cewek apaan ampe diginiin?!

Baca juga: Langkah-langkah Penambahan Nama di Paspor

Tips Memilih Travel Umrah (3)

Sarapan Umrah bintang 5 minimal kayak gini

3. Harus ada tanggal keberangkatan dan penginapan yang jelas dan fix

Perusahaan Tour Umrah yang memang sudah makan asam garam, sudah terbiasa booking penginapan dan airlines jauh-jauh hari. Hal ini menyebabkan mereka dapat dengan mudah menyantumkan kapan tanggal berangkat dan penginapan yang akan dipakai sesuai kelas bintangnya. Kalau sebuah Tour Umrah cuma diminta tanggal keberangkatan saja sulit, jangan harap akan diberi nama penginapan dan itinerary yang jelas.

Pesan moral: Pilih calon suami yang bisa kasih tanggal nikah yang jelas, karena mereka yang bisa begitu berarti sudah naabung jauh-jauh hari dan punya visi-misi yang baik dalam berhubungan dengan kamu.

Red: Duh, mohon maaf pembaca, saya kedistrek gara-gara liat sepasang ABG di depan saya berantem karena yang cowok lupa tanggal jadian.

4. Googling nama tour & travel

Minta dokumentasi perjalanan si biro Travel. Mereka yang terpercaya biasanya punya website dan platform social media yang aktif. Lalu ketika digoogling, lebih banyak pemberitaan positif atau negatif? Banyakan orang-orang yang memuji atau yang bernada marah di media online, cetak, ataupun elektronik? You decide.

5. Terdaftar di Kementrian Agama

Tanya langsung ke operator Tour Umrah tersebut, dia udah terdaftar belum di Kementrian Agama? Udah punya ijin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) ndak? Kalo dibilang sudah, minta buktinya. Kalo masih ngeles, kamu bisa buka situs Daftar PPIU. Saya search Kanomas (Tour Umrah saya), dan terdaftar di situ. Kalau namanya tidak ada dalam daftar PPIU? I’m sorry gutbhaaaaayyyy!

Tips Memilih Travel Umrah (2)

6. Cek VISA

Apply VISA ini tidak bisa diajukan secara perorangan melainkan hanya bisa diajukan biro travel Umrah. Gemana kalo yang Umrah Backpacker? Mereka tidak betul-betul backpacking, tapi VISA tetap harus nebeng dengan Travel Umrah tadi. Nah balik lagi ke VISA, kerajaan Arab Saudi atau pihak kedutaan tidak seenaknya keluarin VISA. Hanya untuk Travel Umrah yang bisa dipercaya, dan mau bertanggungjawab atas segala kelakuan jamaahnya. Bukan kelakuan ngeselin yang pengen bikin noyor kayak ngerokok sembarangan. Tapi lebih kepada kelakuan yang nggilani seperti kabur menjadi penduduk ilegal di sana.

PS: Ini VISA buat ke luar negeri ya, bukan VISA yang di kartu kredit.

7. Kantor Biro Travel

Biar lebih haqul yaqin, main-main ke kantor biro travel umrah ini. Apakah kantornya rapih? Apakah kantornya cakep? Apakah kantornya berada di jalan yang aksesnya mudah? Apakah pegawainya satset dan sopan? Kalau kantornya di rumah petak, di dalem pedesaan kecil, dan mas-masnya pake topi caping dan bawa cangkul, bisa dipastikan itu bukan kantor travel umrah yang terpercaya. Bisa jadi itu Koperasi Unit Desa di cabang Sukabumi.

Mumpung udah sampe di kantornya, minta diperlihatkan peralatan yang nanti akan diberikan, cukup berkualitas tidak. Biasanya kita akan diberikan koper, tas sedang, tas kecil, mukena/ihram, scarf. Nah jika koper yang dikasih kayaknya ecek-ecek dan baru dimasukin barang 3 kg udah rusak, silakan ragu.

8. Jaringan wisata yang kuat

Travel umrah yang bener dan valid, biasanya punya jaringan di bidang wisata yang kuat. Mereka tidak hanya khusus Umrah, tapi juga provide layanan untuk Haji, melayani orang yang hanya mau membeli tiket pesawat, ataupun hanya booking hotel. Mereka juga memiliki jaringan hotel yang menjadi partner, penyewaan mobil, guide, dan semua variabel-variabel di dunia travel.

9. Pilih teman dan keluarga daripada artis

Yha. Biasanya travel yang endorse artis tentu saja akan memberikan yang terbaik dari yang ia punya agar si artis puas dan memberi review baik. Jadi lebih ok kalau mendengar masukan dari tetangga, teman, dan keluarga yang sudah pernah memakai travel tersebut karena akan lebih jujur. *rangkul Ian Kasela*

A post shared by Titiw (@titiwakmar) on

Itu dia 9 hal yang bisa dipertimbangkan dalam memilih sebuah Travel Umrah. Ribet? Tapi worth it. Uang kita yang keluar kan bukan hanya 1-2 juta. Well, nggak bisa dipungkiri bahwa memang ada layanan Umrah yang murah dan amanah. Namun kita harus sabar karena kita adalah 1 dari ribuan orang yang mendaftar. Bisa 1 tahun baru berangkat, bahkan 2 tahun. Dan dalam tempo waktu selama itu, banyak yang paspornya ditahan.

Jika memang kamu ada rejeki, lebih baik bela-belain deh pake travel yang sudah punya nama baik. Apalagi kalo bayarin orangtua yang sudah rindu betul ke rumah Allah. Karena diPHP, ketidakjelasan, dan capek hati itu kadang malah lebih “mahal” rasanya dibandingkan uang yang kita keluarkan.

Btw untuk teman-teman yang muslim apakah sudah pernah Umrah? Travel apa yang dipakai dan bagaimana pengalaman dengan travel tersebut? Share ya di kolom komentar. Semoga ibadahnya lancar, menyenangkan, dan kembali ke tanah air dengan status haji kecil nan mabrur. Aamiin!

4 thoughts on “9 Langkah Menghindari Penipuan Biro Travel Umrah

  1. Raseham says:

    Kangen Nabawi dan Al Haram. Bahkan bisa sampe tetes er mata kalo lagi kangen. Moga kita diberikan kesempatan lagi oleh Allah SWT untuk bisa umroh. Aamiin.

    1. titiw says:

      Aamiin ya Allah, udah gitu belum banyak foto2 ya kita kemariiin :’)

  2. Tips-tipsnya berguna banget Kak Titiw. :)
    Aku selalu menerapkan itu loh: kalau murah banget, lo harus curiga hahahaa..

    1. titiw says:

      Hahahaa pastinyaaaa. Thanks udah main2 kak firstaaa :D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now