Traveling

Simak 7 Perbedaan Bunga Rafflesia dan Bunga Bangkai

Thursday, 3 August 2017

Beda bunga bangkai bunga rafflesia

Usai saya mengunggah foto Bunga Titan Arum alias Bunga Bangkai di feed Instagram, ada beberapa komentar datang yang menggelitik saya:

“Baru tahu bunga bangkai bukan bunga rafflesia itu”
“Ooo beda toh bunga bangkai dan raflesia? Kirain samaa”

Ternyata banyak yaaa yang tidak tahu kalau bunga bangkai dan rafflesia itu berbeda? Seperti bikin SIM, anggapan seperti ini secara kolektif diamini oleh beberapa pihak sehingga banya orang yang merasa bahwasanya Bunga Bangkai dan si cantik Bunga Padma (Rafflesia Arnoldii) itu sama dan sebangun. Padahal, dari tampilannya pun sangat berbeda.

Agar isi blog ini terlihat edukatif dan gak nyampah-nyampah banget, saya mau sharing apa saja sih perbedaan dari kedua bunga yang memang sama-sama punya bau menyengat ini. Perbedaan ini langsung saya lihat dengan mata kepala sendiri, dengan beberapa sumber sahih yang saya tanyakan saat FamTrip Bengkulu di penghujung bulan Juli 2017.

1. Nama Latin

Padma: Rafflesia Arnoldii.
Bangkai: Amorphpophallus titanium. Amorphos = bentuk yang rusak. Phallos = penis atau alat kelamin laki-laki. Kira-kira kenapa hayooo dinamakan seperti iniii?

2. Penemuan

Rafflesia: Ditemukan pertama kali oleh peneliti Joseph Arnold yang tergabung dalam ekspedisi Thomas Stamford Raffles di tahun 1818. Namanya digabung, jadi deh Rafflesia Arnoldii. Tapi pasti orang aseli Bengkulu yang pertama kali lihat ya, cuma namainnya beda aja dan nggak dipatenkan.

Bangkai: Masih di pulau Sumatera, bunga Bangkai ditemukan pertama kali di tahun 1878 oleh ahli botani Italia bernama Odoardo Beccari.

3. Penampakan

Rafflesia: Cebol, bunganya merekah ke samping, kelopaknya berjumlah 5, terlihat merah dan besar, menempel pada inang.
Bangkai: Bunganya memanjang ke atas, tampilannya tinggi semampai. Sebetulnya bunga bangkai adalah kumpulan dari ribuan bunga namun butuh pada batang yang sama dan diselubungi oleh bagian spathe atau semacam tudung untuk si bunga. Ternyata, ribuan bunga yang baunya sedikit, ketika berkumpul bisa bikin bulu idung kita kerja bakti!

4. Tipe Tumbuhan

Rafflesia: Endoparasit pada tumbuhan merambat genus Tetrastigma sehingga tidak memiliki batang dan daun yang sesungguhnya. Jika inangnya mati, dia ikut mati. Berkembang dari bongol. Terdiri dari 22 jenis.

Bangkai: Marga Amorphophallus yang terdiri dari 170an spesies. Berkembang dari umbi, bunga bangkai merupakan sebetul-betulnya tanaman. Gak parasit kayak Rafflesia yang bisanya cuma nyusahin inangnya. Hih. Sori ya kita gak selevel, Raff.

Klik tanda panah ke kanan pada foto di atas untuk melihat video Rafflesia Arnoldii

5. Warna

Rafflesia: Kemerahan, kadang oranye atau jingga dengan totol-totol putih
Bangkai: Merah keunguan, dengan kelopak bagian luar hijau-krem

6. Umur

Rafflesia: Dari bonggol kecil hingga mekar butuh waktu hingga 14 bulan. Lalu mekarnya 5-7 hari dari berkembang hingga layu dan berwarna kehitaman.
Bangkai: Dari tunas hingga mekar sempurna, dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan, namun untuk menjaga dan membuat si bunga jadi tunas, bisa sampai 4 tahun! Dan ketika sudah mekar, umurnya hanya 24 jam. Di jam-jam tersebutlah si bunga menguarkan bau yang terkenal itu. Bau busuk seperti bangkai yang bisa membuat 1 kelurahan pingsan. Usianya  bisa mencapai 40 tahun, namun mekarnya hanya 7-9 tahun sekali. Hiks.

7. Ukuran

Rafflesia: Bunga terbesar di dunia, yang mana dapat tumbuh hingga diameternya 3 meter.
Bangkai: Marga Amorphophallus sempat ditasbihkan menjadi bunga tertinggi di dunia karena mencapai tinggi 3 meter lebih.

Beda Bunga rafflesia dan bunga bangkai

Kiri: Bunga Bangkai. Kanan: Bunga Rafflesia. Model: Bunga Desa. EYAAA

Itu dia tujuh perbedaan Bunga Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai. Saya sendiri cukup beruntung, dapat melihat kedua bunga tersebut mekar di dua daerah yang berbeda. Padahal, teman saya yang pernah berkunjung ke Bengkulu bilang kalau dia tidak melihat apa-apa di sana karena tidak ada satupun bunga Rafflesia atau Bangkai yang sedang mekar!

Kami melihat Rafflesia yang mekar di hari ke-tiga di daerah Taba Penanjung, Gunung Liku 9. Dari Bengkulu kota, titik ini terletak di km 45. Jadi ketika kamu memang niat mencari daerah yang Bunga Rafflesianya sedang mekar, perhatikan jalanan. Biasanya akan ada spanduk dengan tulisan “RAFFLESIA MEKAR“. Minta orang di sana mengantarkan ke si bunga yang dituju, dan berikan uang guide seiklasnya.

Saya dan rombongan hanya turun sejauh kira-kira 100 meter saja ke bawah, namun tanahnya agak licin. Kami turun bergantian agar tidak merusak vegetasi hutan, dan selain bunga Rafflesia Arnoldii yang sudah mekar, saya juga melihat bonggol-bonggol calon bunga Raffles yang penampakannya seperti bola sepak takraw.

Dari Bunga Raffles, kami menuju Taman Konservasi Puspa Indah di Tebat Monok, Kepahiang. Hamdalah keberuntungan masih berpihak pada kami. Ada satu Bunga Bangkai yang mekar di hari ke-tiga! Memang tidak mekar sempurna seperti di 24 jam pertama, namun kami masih sempat melihat bagaimana tampilan Bunga Bangkai yang selama ini hanya saya lihat di media ataupun di buku Biologi saja.

Di sini, kami sempat juga ngobrol dengan Pak Holidin, sang penangkar bunga bangkai yang gambarnya diabadikan di lembar uang Rp 500 keluaran tahun 1982. Seru banget. Ada nggak perbedaan Bunga Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai yang menurut kamu belum ada di list di atas? Boleh ditambahin di bagian komentar yaa. Happy traveling!

Festival Bumi Rafflesia 2017 (4)

Bunga Bangkai layu akan menjadi seperti ini, yang nanti akan tumbuh lagi. Yang kiri ya, bukan yang kanan.

Festival Bumi Rafflesia 2017 (5)

Pak Holidin

Notes:

  • Bawa jas hujan yang mumpuni karena daerah dimana Bunga langka ini ditemukan sering diguyur hujan, apalagi jika pasca Dzuhur
  • Kenakan celana panjang, sepatu, dan lengan panjang jika masuk si hutan karena rawan ada pacet yang dapat menghisap darah dan guatal! Mbak Terry merupakan salah satu “korban”nya.
  • Ketika berfoto dengan bunga-bunga langka ini, hindari menyentuh kelopak atau tunasnya. Selain membuatnya jadi tidak berkembang sempurna, bunga ini juga jadi cepat mati. Malah kalau terlalu heboh bisa-bisa patah!
  • Daerah untuk menemui bunga langka relatif jauh dari kota, sekitar 2-3 jam dari Bandara Fatmawati. Siapkan perbekalan yang cukup dan transportasi yang memadai.
  • Hubungi Alesha Wisata, tour yang membawa kami di Bengkulu jika memang ingin tahu kapan waktu terbaik datang ke Bengkulu.

6 thoughts on “Simak 7 Perbedaan Bunga Rafflesia dan Bunga Bangkai

  1. rasehaM says:

    Itu yang bentuknya sepeti duri2 di tengah kelopak Bunga Rafllesia apa sih? Tajem gak? Bisa nutup tiba2 krn makan serangga kah?

  2. Beneran keberuntungan bertubi-tubi ya Kak. Sudah ketemu dua bunga langka, pas pada hari yg sama, pas di kunjungan pertama. Dan, wilayah Kepahiang itu katanya kan 20 hari dalam satu bulan pasti diguyur hujan. Eh, hari itu pas cerah. Hamdalah.

  3. Ransel Usang says:

    Harus lebih bisa nengontrol diri ya kalau sedang berwisata kesana, takut salah injek bunga yang baru tumbuh

    Tapi serius sekarang malah baru tau perbedaanya kak antara bunga rafllesia sama bunga bangkai.
    Makasih ya kak atas infonya

  4. cK says:

    Bunga Rafflesia itu kayak daging ya. Bentuknya rada serem. :)))

    1. titiw says:

      Banget, mana di dalemnya ada lalettt :)))

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Travel Blogger Indonesia

About Titiw

Female, double (hamdallah sudah laku), berkacamata minus satu setengah yang dipake kalo mau liat nomor angkutan umum doang.

Pic of Life

Subscribe Now