Masih Adakah Cinta di Antara Kita?

Tanda Cinta
Tanda Cinta

Apa: Pertunjukan Teater, oleh TEATER KOMA
Judul Lakon: Tanda Cinta
Kapan: 15-24 Mei 2009 (Senin libur), setiap pukul 20.00 WIB
Di mana: Jl Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Durasi: 1,5 jam
HTM: Rp 100.000 (kalo mampu), 25.000 (kalo masih ngerasa pelajar)

Nano Riantiarno dan Ratna Riantiarno memerankan “Suami” dan “Istri” yang sudah berusia lanjut yang masing2 sudah mengerti satu sama lain. Namun, ada kejanggalan di hati sang suami ketika ia menanyakan sebuah pertanyaan, dan dibalas lagi dengan pertanyaan oleh sang istri. Pertanyaan tersebut adalah “MASIH ADAKAH CINTA DI ANTARA KITA? Tak pernah sang istri menjawab dengan ya atau tidak. Selalu dijawab dengan pertanyaan lagi dan pembahasan berputar2 bahwa kata2 itu tidak penting. Dalam hubungan seperti ini, istri berpendapat bahwa yang dinilai adalah tindakan, bukan kata2.

Dang, pake HP doang, jadi gak gemanaaa gitu
Dang, pake HP doang, jadi gak gemanaaa gitu

Sang suami yang suka kebelet pipis jika sudah berbicara mengenai politik, kesal dan gemas dengan jawaban istrinya itu. Hingga akhirnya ia menyebarkan pamflet yang sudah ditempel perangko, untuk menanyakan kepada masyarakat luas “MASIH ADAKAH CINTA DI ANTARA KITA?” Bagaimana tanggapan masyarakat? Bagaimana pula tanggapan sang istri? Jangan lewatkan lakon yang pernah ditampilkan pada tahun 2005 untuk merayakan hari ulang tahun perkawinan Nano R & Ratna R yang ke-27.

Tiw’s opinion:
Waa.. Gak pernah nih nonton Teater yang pemainnya hanya 2 orang saja. Simpel, namun penuh makna yang unik dan dalam di balik hubungan antara 2 manusia tersebut. Selain 2 peran utama, ada pula pembawa api dan penari. Jika mereka keluar, tertera tulisan dan pertanyaan di layar hitam sebagai background panggung. Menurut saya pribadi, yang perlu di highlight dalam pertunjukan kali ini adalah penarinya. Gerakan2nya sangat berpower dengan body language yang “berteriak”. Lightingnya juga ok. Oh ya, furniture yang dipakai juga keren (bangku, meja, dll).

Para pembawa api
Para pembawa api

Rada bete sih sama cowok di depan yang cekrak cekrek gak henti2. Maklum kamera pro, jadinya cekreknya itu kenceng banget. Sekelurahan denger, kali. Ada juga mbak2 yang kresak kresek di belakang saya. Lagi ngemil beling kali. Daaan yang menggila, while the play was played, ada orang yg menguap dengan suara kenceng bener! Di barisan paling depan. Huahaha.. Gemblung. Pertunjukan diakhiri dengan sesi foto2 di ruangan yang gelaaap. Yang jelas, untuk pasangan suami istri Riantiarno, di umur mereka yang sudah fifty something dengan ingatan akan dialog sepanjang itu, mereka pantas diberi acungan 4 jempol.

PS: Ternyata, saya kangen banget sama org2 Teater Koma esp. Om Budi Ros yang gak pernah marahin saya pas lagi kerja. Hehe..

Masih adakah cinta di antara kita semua..?
Masih adakah cinta di antara kita semua..?

Gemana? Masih adakah cinta di antara kita? Ya ataupun tidak, jangan lupa reservasi di:

Suntea (cara manggilnya: Santi. Hehe..) : 0816-119-0953
Atau sekalian ke sekretariatnya di:
Jl. Cempaka Raya No. 15
Bintaro, Jakarta Selatan
12330

P: +62 21 735 0460
F: +62 21 735 9540

Mau lebih intim dengan Teater Koma? Langsung meluncur ke alamat2 di bawah ini.
www.teaterkoma.org
[email protected]
[email protected] yahoogroups. com

12 thoughts on “Masih Adakah Cinta di Antara Kita?

  1. Nugi says:

    kalimat yg paling ‘nancep’ (kurang lebih): “kita terlalu sering melihat bintang2 diatas sana, namun jarang sekali melihat ke dalam diri kita sendiri..”

  2. Pakacil says:

    jauh sekali dari tempat tinggal saya, ditempat saya jarang banget yg begini.
    tapi saya paling suka kalau ditempat saya ada teater tradisional, diusahakan banget buat nonton. Soalnya sudah mulai punah.
    :(

    • titiw says:

      Oh iya.. mas Acil di kalimantan kalo gak salah ya..? AKu juga gak pernah nonton teater kalo gak berpartner sama teater koma, hehe.. *piss reng, piss mbak ratna..* Kalo ada teater tradisional, diusahain nonton mas, biar mereka juga semangat kelilingnya.. :)

  3. zee says:

    Tiw…
    Saya cuma sekali nonton pertunjukan teater, wkt masih di Medan. Orang bilang, orang2 teater memang unik-unik?
    Gimana menurut kamu Tiw?

  4. Eka Situmorang - Sir says:

    Thanks 4 da info Non ! :)
    kapan2 moga itu no tlp and alamat2 berguna.
    Sekarang sich belum ada keputusan untuk nonton walopun niat mah ada (meski jauuuuuuuuuuh terpendam di lubuk hati sana ) hahhahaha

  5. cK says:

    wakakakakak…jadi teringat temanku nembak ceweknya pas habis nonton pertunjukan ini. :lol: nembaknya pake brosur dengan menunjukkan judul pertunjukan “masih adakah cinta di antara kita?” :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *