Mari Berkeringat di Coto Makassar Nusantara

Berbicara tentang Makassar, tentulah tidak lepas dari wisata kuliner yang menggoyang lidah. Setelah mencoba Nyu’Nyang (bakso) dan Pisang Ijo di Rumah Makan Sentosa, saya juga menyempatkan diri mencicipi lezatnya Coto di Coto Nusantara. Makan coto Makassar langsung di Makassar? Epic.

Letak restoran yang mengambil namanya dari jalan ia berada ini (Jalan Nusantara) tidaklah jauh dari Benteng Fort Rotterdam dekat Pantai Losari. Jangan berharap kamu akan makan di tempat yang adem, wangi, dan banyak basa basinya. Datanglah ke sini, pesan coto yang panas, dan keluarkan keringat kejantanan yang menandakan kamu sangat menikmati makanan ini. Siapa tahu ada yang naksir saat kamu berkeringat dan on fire seperti itu.

Coto di Makassar memang rata-rata dimasak di tungku tanah agar mengeluarkan wangi khas. Biasa dimakan dengan ketupas atau buras (lontong), jangan lupa tambahkan sambal tauco yang menggoda. Dengan harga per mangkok Rp 12.000, Anda sudah mendapatkan kepuasan makan Coto di Coto Nusantara. Sukur-sukur bonus jodoh. Selamat makan, Nusantara! :)

PS: Mau bikin Coto Makassar sendiri? Langsung meluncur ke SINI

16 thoughts on “Mari Berkeringat di Coto Makassar Nusantara

  1. thalique says:

    Aku sudah makan Coto Makassar walau bukan di Makassar tapi konon yang paling top di Balikpapan. Namun, satu fakta yang perlu dicatat aku dapat istri keturunan Makassar hehe

      • thalique says:

        tapi masih penasaran Coto Makassar yang kata kak Titiw langganan keluarga kak Tiw yang di Cakung atau mana gitu yang dulu digadang gadang hampir mirip dengan coto dari tempat aslinya… dah inget alamat warung yang jualnya kak?

    • titiw says:

      Yampun kakkk.. Hidupmu belumlah dikatakan lengkap tanpa pernah mencicip coto.. Lebih baik gak pernah ke Bali daripada gak pernah makan coto kaaak.. *analogi apa inih?!*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *