Thoughts

Menjadi Kere(n) Karena Buah Thailand

Alkisah tersebutlah 2 perempuan belia yang melakukan perjalanan sepekan menuju negeri gajah putih, Thailand. Di sana, mereka yang telah menyusun budget untuk jalan-jalan, untuk makan, untuk transportasi, dan untuk penginapan, ternyata kebobolan. Kenapa bisa? Dicopet? Dijambret? Atau penginapan dan transportasi yang tidak sesuai anggaran? Bukan. Uang terpaksa mengalir karena BUAH. Buah yang dijual di Thailand….

2014: We’re Counting On You

Tahun baru ini saya rayakan dengan super menyenangkan bersama teman-teman ACI. Momen tahun baru seperti ini, seperti biasa selalu saya lalui dengan hepi hepi joy joy. Seakan-akan Tuhan sudah memberikan garansi atas kebahagiaan-kebahagiaan saya di saat tersebut. Namun, itu adalah momen tahun barunya. Kebahagiaan satu malam. Bagaimana dengan sepanjang tahun 2013? Pertemuan, persahabatan, percintaan, pekerjaan,…

Menjadi Mainstream Itu Tidak Dosa

Di jaman yang sudah gegar bahasa ini, makin banyak kata-kata yang mengalami penurunan makna. Kalo saya mah emang turunan cakep, tapi kalo di tanjakan jelek lagi. Okeh tidak usah diperpanjang, kembali ke bahasan. Misalnya saja kata galau yang menjadi kuncian para “alay” untuk mencari perhatian. Saya sendiri sampe malu memakainya lagi dalam percakapan sehari-hari. Padahal…

Women’s Travel Writing: A Thesis

Minggu lalu ketika sedang berada di Pulau Seribu, notifikasi email di gadget yang tak pernah lepas dari tangan saya tiba-tiba berbunyi. Isinya: “Halo Kak Titi, apa kabar? Semoga kakak dalam keadaan baik. :). Perkenalkan, aku Sefin, mahasiswi tingkat akhir jurusan Sastra Inggris di UI. Berhubungan dengan kuliahku, aku tengah menyusun skripsi mengenai Women’s Travel Writing di Indonesia dan…