EduTrip in Pontianak (1)

Selamat siang Jakarta! Cuaca lagi cerah dan panas nih, tapi ngomong-ngomong panas, ada kota yang lebih panas dari Jakarta, yaitu Pontianak. Ada apa nih saya ngomongin Pontianak? Karena dari Jumat-Minggu lalu saya punya kesempatan untuk mengunjungi kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa ini!

Perjalanan saya ke Pontianak yang merupakan ibukota dari Kalimantan Barat ialah edutrip, alias trip yang ada unsur pendidikannya cin! Yes, saya dan tim Pesta Blogger berkunjung ke Pontianak dalam rangka Blogging Workshop alias Blogshop yang diadakan di 10 kota, sebagai rangkaian acara Pesta Blogger 2010. Selengkapnya tentang blogshop tersebut sudah saya posting di SINI, sedangkan cerita perjalanan lengkap sila buka INI, INI & INI yang telah ditulis dengan panjang lebar oleh Mbak Yati. Yang udah gak sabar *muntah belatung* tentang perjalanan Pontianak saya yang menyenangkan mari ditilik paragraf2 di bawah ini!

Our Team!

Day 1

Hari Jumat pagi, saya, Nena (Maverick), Ndoro Kakung & Mbak Yati (panitia pesta blogger) telah terbang dengan burung Garuda ke Pontianak, tepatnya bandara Supadio. Di bandara, kami bertemu dengan Phillip & Aurel, wakil dari US Embassy yang merupakan sponsor dari Pesta Blogger 2010. Pertama menjejakkan kaki di bandara, saya merasa: “Wow.. ini jejak pertama saya di Kalimantan! Borneo! Hurray!” *lonjak2* Hehe.. Orang2 di sana kalau tidak melayu, ya Cina, sehingga kata pak Rudy sang sopir, bahasa yang dipakai di sana ialah Hokkian atau Melayu Pontianak.

Karena kepagian dan belum bisa check in di Mercure Hotel, maka kami berinisiatif untuk cari sarapan khas di sini. Sampailah kami di warung kopi Suka Hati yang terletak di Jl. Tanjungpura. Menu yang dipilih: roti dan pisang pontianak dengan olesan sarikaya! Yum! Kata Nena yang peminum kopi, rasa kopi di sana enak.. butirannya halus.. halah. Budaya nongkrong orang sini ternyata sekental kopinya. Hanya dengan kopi pancung (setengah gelas kopi), mereka bisa duduk & ngobrol2 sampai berjam-jam. Saya jadi inget tipikal orang melayu yang diceritakan Andrea Hirata dalam “Cinta di Dalam Gelas”. Hasil kerusakan di WarKop tersebut: Rp 28.000 untuk berlima.

WarKop Sukahati & Atmosfernya yang Menyenangkan

Tempat wajib kunjung ketika berada di Pontianak, tentu saja Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Ternyata, sisi-sisi di sebelah sungai lagi direnovasi karena tempat ini akan ditata menjadi water front city, sehingga banyak tukang-tukang yang berotot pejal di sana. Langit cerah dan kapal-kapal yang bersauh menambah dramatis sesi foto2 di bawah siraman panas matahari yang lagi nyolot-nyolotnya. Puas berfota foto, meluncur deh ke Caesar supermarket untuk beli air mineral dan Pocari Sweat yang banyak supaya nggak dehidrasi. Anehnya, teh kotak ultra kesukaan saya tidak ada di swalayan itu! Aku.. Sedih.. Hiks!

Sungai Kapuas

Setelah kena sun rush beberapa jam, kewajiban untuk media visit tentunya harus ditunaikan. Media pertama yang dikunjungi adalah M Radio, radio yang segmennya adalah anak muda, berada di samping M Kafe. Di sini, kami disambut oleh Pak Deki & Dita si penyiar. Di M Radio ini, datanglah sesosok pria kurus yang bernama Usup, blogger khas eh asal Pontianak yang akhirnya menggila bersama kita. Setelah Pak Phillip & Ndoro Kakung live sekitar setengah jam di radio tersebut, tujuan utama kami adalah mengisi perut yang sudah meronta. Bingung mau makan apa, sampailah kita di resoran Moro Seneng, semacam tempat yang ngambil makanan sendiri gitcyuh dengan lauk ikan menyong (?), udang cilik, genjer, ikan cilik, pokoknya unyu & kenyang!

Eh, buruan, kita udah ditunggu di Tribun Pontianak nih! Dan ternyataaa.. hanya dalam waktu 5 menit, kami sudah sampai! Iya! Di pontianak ini, jarak dari satu tempat ke tempat lain gak ada yang lebih dari 10 menit! I love Pontianak’s Traffic! Dan meskipun panas, gak berdebu banget dan polusinya juga nggak nyolot. Jalanannya kayak Jakarta di waktu Lebaran, dijamin nggak setres yang bawa mobil di sini. Eh back to media visit ke-2 kita di Tribun Post, di sini kita disambut dengan hangat oleh Pak Stefanus Hami, teman-temannya, serta kue bingke khas Pontianak yang rasanya manis dan halus. Kayak saya. UHUK.

Hopping Media

Cuaca mulai mendung dan gerimis turun dengan malu-malu. Media visit selanjutnya: Radio volare yang digawangi oleh Jaka dan Dini. Selaindapet siaran live lagi, kita juga ketawa tiwi, dan tentu saja berfoto2! Kebut terus untuk media visit ke-4, yaitu Pontianak Post. Di sini, kami bertemu dengan Sando si fotografer gondrong yang merupakan pemegang akun twitter @pontianakite, lho! Kenapa takjub? Karena @pontianakite adalah akun yang share info2 Pontianak, dimana orang2 Pontianaknya sendiri nggak tahu siapa pemegang akun itu. Hehe..

Badan mulai lelah, namun harus lanjut media visit terakhir, yaitu TVRI Pontianak! Nyampe di sana, kita disambut dengan kamera. Ihiy! Mak, gue masuk tipi mak! Udara sore yang dibilas sedikit gerimis membuat hawa sejuk dan memanggil2 untuk tidur. Bayangkan, saya duduk sambil tidur2 ayam gitu depan pejabat2 TVRI! Klaar dari TVRI balik ke hotel deh. Horee! Eits.. Jangan seneng dulu.. Gak segitu horenya buat saya dan Nena & Mbak Yati yang harus ke SMKN 3 dulu untuk cek venue H-1. Setelah semuanya dibilang beres sama komunitas Beleter yang terdiri dari Dwi, Nat & Irhamna, baru deh balik lagi ke hotel untuk mandi. Gile, baru media visit ke 5 tempat aja mo hamsyong, gak cocok deh bo eike jadi artis!

Day 1 Mission: Accomplished!

Udah wangi dan segar, tujuan makan malam kami adalah Mie Tiaw, mie khas Pontianak yang berada di Antasari 72. Wah, tempat ini banyak didatengin artis nih, terlihat dari banyaknya foto dan tandatangan aris yang dipajang di dindingnya. Ketawa2 goblook sama Mbak Yati, Nena & Orel. Mana si Orel juga ternyata gemblung banget, lagi! Hahaha.. Akhirnya, tibalah di penghujung hari pertama.. Tidur cepet dari jam 09.30, biar besok seger pas ngajar. Nah, bagaimanakah edutrip kita esok hari? Apakah saya akan muntah saking groginya pas ngajar? Atau malah pingsan? Langsung menuju tulisan selanjutnya di Edutrip Pontianak (2)!

21 thoughts on “EduTrip in Pontianak (1)

    • titiw says:

      Siangnya kepanasan, malemnya di kamar hotel kedinginan.. Haha.. yang jelas aku senang dengan trafficnya Pontianak! :)

    • titiw says:

      Yah, bagianku cuman ke Pontianak doang! Kalo temen2 aku ke Banjarmasin, madura, dll.. Hehe.. duh padahal aku udah gak sabar pengen kamu pinang! *eh*

    • titiw says:

      Ha. Apa yang mau kuajarkan nak..? ngeblog? Nanti aku dipenjaraaaa karena mengajarkan hal2 nista pada orang2 di timur tengah sanaaa! :D

    • titiw says:

      Kalo si slepet di postingan ke2.. Haha.. Tapi aku gak mau ceritain aku yang kena slepet.. nyahahahaha!!

  1. aldriana amir says:

    titiwwww… seru banget cerita jalan2 di Pontianak-nya! Di sana cuacanya cerah ceria terus ya.. Awan2nya cantik banget, tiw! :D
    Di pondok gede gelap, hujan terus, mana banjir pula, huhuhuu..

    • titiw says:

      Eh jangan salah Di.. Hari ke 2 aku di Pontianak.. banjirnya gila! Badai pula! Haha.. nantikan cerita ke2nya ya.. iya, di sana banyak banget aku foto2 awan buat clouds project ;)

    • titiw says:

      Eish.. ya keren dooong! Siapa dulu yang motreet! *tunjuk tangan sendiri*. Murid2ku? Hebat2! udah pd rajin ngetwit, malah ada yang jadi kontributor setia Curipandang sekarang! ;)

  2. ega says:

    titiw..eike jg pernah nyangsang di ponti..aduh ga kuku panas nyaaaaaaaaaaaa… abis mandi juga ga berasa segar! oia lo dtg ke pusat aloe vera tak? minumannya wajib coba tuuu

    • titiw says:

      Egaa! Haw ar yuuu? Yoi panasnya greng jeeung! Aku gak ke pusat aloe vera itu tapi sempet makan lidah buaya di depan tugu khatulistiwa.. :D

  3. Aulia says:

    lagi2 acungan jempol d buat mba titiw … kasih resep dong gimana cerita mba bsa seger gitu ?? n cara bikin blog juga mbak thangkiu be4

    • titiw says:

      Bisa seger mungkin karena saya nulis sambil minum teh kotak. Haha.. Resepnya gak ada, yang penting, kalo nulis tuh gak usah kebanyakan pikiran. Nulis ya nulis aja. Cara bikin blog? kamu bikin aja dulu yang gratisan di dagdigdug.com. LAngkah2nya mudah kok di situ.. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *