Badak merupakan salah satu icon yang sangat populer di Ujung Kulon (UK). Bahkan karena adanya badak inilah maka ekonomi masyarakat UK masih menggeliat. Selain memiliki mata pencaharian berladang, sawah, dan nelayan, masyarakat setempat juga memiliki skill dalam bidang seni, yaitu membatik badak. Apa? Badak dibatik? kejem banget! Bukan, maksudnya itu mereka membuat patung badak yang finishingnya nanti patung-patung itu dibatik.
Gemana sih cara pembuatannya? Berikut laporan pandangan mata saya saat kegiatan Run Rhino Run, langsung dari Villa Ciputih, Ujung Kulon:
1. Potong kayu Lame kecil-kecil. Mengapa kayu ini yang dipilih? Selain mudah untuk dipahat dan seratnya bagus, kayu ini juga banyak ditemukan di UK sehingga ongkos jejak karbon mampu untuk ditekan.
2. Pahat kayu menjadi bentuk badak dengan berbagai ukuran. Dari yang mini, yang kecil, sedang, hingga agak besar.

3. Setelah itu, ada 2 pilihan untuk menghiasnya: dipernis atau dibatik. Kalo dipernis, lebih mudah dan cepat selesai.

4. Untuk pilihan dibatik, patung badak digambar dulu dengan pensil, baru dibatik dengan malam seperti baju batik cap. Harus hati-hati dan sabar banget membatiknya supaya gak bleber dan motifnya rusak.
5. Bagaimana kalo terlanjur rusak motif batiknya? Tenang, patung badak itu tinggak direbus lagi di air panas sehingga malamnya luntur, dan badak bisa dibatik dari awal lagi.

6. Setelah dibatik, patung badak diberi warna-warna cantik, dengan dipernis sebagai finishingnya.

Harga patung badak bermacam-macam tergantung ukurannya. Misalnya saja patung badak berukuran mini dijual Rp 15.000, ada pilihan yang sudah ada gantungan kuncinya juga. Untuk ukuran 15 cm harganya Rp 65.000, agak kecil sedikit 45.000. Nah jika patung badak customized dan mau ada nama kamunya, harganya lebih mahal lagi, sekitar 90 – 120.000 kalau tidak salah. Mahal? Itu relatif karena memang cara membuatnya yang satu persatu dan butuh ketelitian tinggi. Namun di luar itu kamu juga membantu perekonomian warga di UK kan? :)

PS: Sekedar tips, beli aja patung ini banyak-banyak dan jual di ebay. Pasti laris manis tanjung kimpul! :D
10 thoughts on “Membatik Badak di Ujung Kulon”
Lucuk!!! Kok ga dikasih ya aku? #eh :)) ini bagus, kreatif sangat :D
Soalnya waktu abang-abangnya jualan aku lagi pen maen di pantai. Eh pas mau beli abang-abangnya udah gada.. -___-“
wa…saia belum sempat ikutan membatik badak, cuma liat-liat waktu itu..
kalo diajak lagi, mau ikutan membatik :D
Masnya waktu itu ikutan acara Run Rhino Run yang blogger ya..? :D
ih lucu kk,, pengennn
Makasih.. #eh
aaak, mauuu patung badak mininya yg motif batik! xD
kyaaaaa suvenir yg imut! etapi aku pernah liat badak langsung (di TSI sih) baru tau ternyata badak itu guedaaaaa banget! gak kebayang klo disruduk deh, semoga kamu terus beranak pinak ya badak jgn sampe punah, cups!
vernis, tiw.. vernis.. pasti kamu urang sunda ya! :))
Hah.. Kayak Vermak gitu yak? tapi orang-orang bilangnya permak? :))